Breaking News:

Bupati Erlina Sebut SDGs Desa Upaya Terpadu Pembangunan Desa

"SDGs desa adalah upaya terpadu pembangunan desa untuk percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan," jelasnya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Bupati Mempawah, Erlina, membuka bimbingan teknis tata cara pengadaan barang atau jasa di desa dan penerapan sustainable development goals (SDGs) dalam penggunaan dana desa tahun 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Bupati Mempawah, Erlina, membuka bimbingan teknis tata cara pengadaan barang atau jasa di desa dan penerapan sustainable development goals (SDGs) dalam penggunaan dana desa tahun 2021.

Kegiatan tersebut dilaksankan di Hotel Mahkota Singkawang, Rabu 7 April 2021 malam.

Kegiatan tersebut di hadiri Wakil Bupati Muhammad Pagi, Kadis Sosial Burhan, Kadis Kominfo Rudi, para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Mempawah.

Bupati Mempawah, Erlina mengapresiasi kepada lembaga penyelenggara, yakni Lembaga Pengembangan Manajemen Pemerintahan (LPMP) yang telah menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis bagi aparatur pemerintah desa Kabupaten Mempawah.

Baca juga: Syukur Harap Peserta SDGs Serius Serap Materi yang Disampaikan Narasumber

"Tentunya, kerja sama yang dibangun ini, antara lembaga pelatihan dengan pemerintah kabupaten mempawah dapat bermuara kepada tercapainya desa yang maju, mandiri dan sejahtera guna mewujudkan kabupaten mempawah yang cerdas, mandiri dan terdepan," katanya, Kamis 8 April 2021.

Lebih jauh, Bupati Erlina menilai, berdasarkan peraturan menteri desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi Nomor 13 Tahun 2020 pasal 5 ayat (2), prioritas penggunaan dana desa diarahkan untuk program dan/atau kegiatan percepatan pencapaian SDGs desa melalui beberapa indikator.

Yakni pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa, program prioritas nasional sesuai kewenangan desa, dan adaptasi kebiasaan baru desa.

"SDGs desa adalah upaya terpadu pembangunan desa untuk percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan," jelasnya.

Mengenai penangangan Covid-19, Bupati Erlina juga berharap Aparatur Desa lebih gencar dan meningkatkan edukasi, sosialisasi pencegahan dan penanganan pandemi covid-19.

"Serta melakukan pembinaan untuk meningkatkan disiplin warga masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak)," jelasnya.

Disampaikannya juga bagi pemerintah desa yang belum menganggarkan dana desa sebesar 8 persen untuk pendanaan kegiatan dalam rangka pandemi covid-19, agar segera melakukan recofusing dan anggaran pada bidang penanggulangan bencana, keadaan darurat dan mendesak desa.

"Kita harap bagi pemerintah Desa yang belum menganggarkan dananya sebesar 8 persen untuk penanganan Covid-19, segera lakukan recofusing dan anggaran pada bidang penanggulangan bencana, keadaan darurat dan mendesak desa," tukasnya. (*)

Penulis: Ramadhan
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved