Breaking News:

Sat Intelkam Polres Kapuas Hulu Cek Harga Sembako Jelang Bulan Suci Ramadan 1442 H

Sehingga para pedagang memesan langsung dari Jawa yang ongkos kirimnya lebih mahal

Dok. Polres Kapuas Hulu
Kepala Unit (Kanit) II Ekonomi Sat Intelkam Aipda Eko Wahyudi saat melakukan monitoring dan pengecekan harga sembako di pasar mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda pengecekan dan monitoring harga sembako menjelang bulan suci Ramadan 1442 H, Rabu 7 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU -  Guna mengetahui stabilitas harga bahan pokok pangan menjelang bulan suci Ramadan 1442 H, Polres Kapuas Hulu melalui personel Sat Intelkam turun langsung ke Pasar Pagi Putussibau untuk mengecek harga dan ketersediaan sembako, Rabu 7 April 2021.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wedy Mahadi, S.I.K, M.A.P melalui Kepala Unit (Kanit) II Ekonomi Sat Intelkam Aipda Eko Wahyudi saat melakukan monitoring dan pengecekan harga sembako di pasar mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda pengecekan dan monitoring harga sembako menjelang bulan suci Ramadan 1442 H.

Selanjutnya, Aipda Eko Wahyudi menjelaskan hasil pengecekan dilapangan bahwa menurut keterangan dari beberapa pedagang di Pasar Pagi Putussibau pada saat melakukan monitoring dan pengecekan sembako bahwa bahan pokok yang kemungkinan akan mengalami kenaikan harga menjelang Bulan Suci Ramadhan 1442 H tahun 2021 hingga perayaan hari Raya Idul Fitri adalah Cabai Keriting, Cabai Rawit dan Bawang Merah.

"Penyebab naiknya harga cabai dikarenakan pasokan cabe yang ada di Pasar Pagi Putussibau tersebut adalah cabai lokal yang dijual oleh para pemasok dengan harga tinggi sedangkan untuk bawang merah mengalami kenaikan harga karena tidak ada pasokan dari Pontianak. Sehingga para pedagang memesan langsung dari Jawa yang ongkos kirimnya lebih mahal dan yang mungkin juga mengalami kenaikan harga adalah daging ayam potong," jelas Aipda Eko Wahyudi.

Dikatakan oleh Aipda Eko Wahyudi menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1442 H dan juga dengan adanya bencana non alam virus covid-19, kita harapkan sumber pasokan sambako seperti beras, telur, cabai dan lainnya agar terkait pendistribusiannya masih tetap lancar seperti biasa, sehingga nantinya tidak menyebabkan terjadi kelangkaan yang tentunya akan menimbulkan kepanikan warga masyarakat.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved