Breaking News:

Peran Masyarakat Dibutuhkan Untuk Mengawal Pemuktahiran Data Pemilih

Anggota Bawaslu Kalimantan Barat, Faisal Riza dalam sambutanya mengatakan ada tiga alasan yang menjadikan pengawas Pemilu melaksanakan kegiatan melaks

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Suasana saat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pontianak melaksanakan sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif data pemilih berkelanjutan 2021, yang dilaksanakan di Hotel Neo Pontianak, Rabu 7 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pontianak melaksanakan sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif data pemilih berkelanjutan 2021, yang dilaksanakan di Hotel Neo Pontianak, Rabu 7 April 2021.

Menerapkan protokol kesehatan, kegiatan yang dihadiri sejumlah perwakilan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kota Pontianak serta dihadiri oleh anggota Bawaslu Kalbar, Faisal Riza, Kepala Kesbangsospol Kota Pontianak, Rizal dan Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kalbar, Umi Rifdiawaty.

Anggota Bawaslu Kalimantan Barat, Faisal Riza dalam sambutanya mengatakan ada tiga alasan yang menjadikan pengawas Pemilu melaksanakan kegiatan melaksanakan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif.

Ia menjelaskan alasan filosofis, di negara demokrasi manapun warga negara mempunyai hak dalam pengawasan pembangunan salah satunya mengawasi pembangunan demokrasi. Alasan yuridisnya pengawas Pemilu mempunyai fungsi menjalankan undang-undang.

Sementara itu, dari sisi sosologis, pengawasan tidak akan maksimal tanpa keterlibatan masyarakat. "Sehingga ini menjadi penting, tiga alasan ini mengapa kita mendorong dalam pelaksanaan kegiatan saat ini," ungkapnya.

Ia menambahkan, data pemilih berkelanjutan dalam pemuktahirannya menjadi sangat penting. Sehingga keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam proses-proses pengawasan terkait data pemilih berkelanjutan untuk pelaksanaan Pemilu kedepannya.

Baca juga: Terkait PSSU Sekadau, Bawaslu Kalbar: Apa yang Dikeluarkan KPU Jadi Objek Pengawasan

Sementara itu, Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kalbar, Umi Rifdiawaty menegaskan partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam menyukseskan Pemilu atau Pemilihan. Perlunya peran masyarakat karena merupakan pesta demokrasi untuk mengisi jabatan kepemimpinan negara baik eksekutif maupun legislatif di tingkat nasional maupun lokal.

"Untuk mewujudkan perhelatan pemilu yang jujur dan adil inilah maka diperlukan peran dan partisipasi masyarakat," ungkap Umi.

Ia menjelaskan, bentuk partisipasi yang dapat dilakukan adalah seperti mengikuti perkembangan pelaksanaan proses Pemilu, bergabung sebagai penyelenggara Pemilu atau relawan.

Selain itu dapat juga dilakukan dengan menjadi pemantau Pemilu, menerima dan menyampaikan informasi tentang kepemiluan kepada masyarakat, memberikan informasi kepada penyelenggara pemilu terkait perkembangan pelaksanaan tahapan pemilu di lapangan dan dapat juga dilakukan dengan menjadi bagian dari tim peserta Pemilu.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved