Breaking News:

Pemprov Kalbar Gelontorkan Anggaran mencapai Rp 1,4 Triliun untuk Infrastruktur Jalan

Dengan perbaikan infrastruktur jalan ini, dikatakannya goalsnya adalah pada percepatan perhubungan antara satu daerah dengan daerah lain artinya ada p

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Sutarmidji 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji mengatakan bahwa pada tahun 2021-2022 anggaran yang digelontorkan untuk infrastruktur jalan mencapai Rp 1,4 triliun lebih.

Ia menginginkan fokus pembangunan sesuai  arahan presiden, jangan lagi dibagi-bagi, tapi harus difokuskan. Kalau perlu dinas yang tidak penting hanya operasional saja. 

Dengan perbaikan infrastruktur jalan ini, dikatakannya goalsnya adalah pada percepatan perhubungan antara satu daerah dengan daerah lain artinya ada penghematan coast angkutan yang terjadi.

“Saya juga minta perkebunan dan pertambangan ikut merawat jalan yang sudah kita bangun supaya fungsional.

Ini juga untuk kelancaran transportasi yang menjadi kunci dari pertumbuhan ekonomi, kemajuan daerah,” jelasnya.

Baca juga: Gubernur Sutarmidji Paparkan Alasan Kenapa Masuk Kalbar Wajib PCR 

Hal itu disampaikannya usai  memberikan sambutan dan membuka Musrenbang RKPD Prov Kalbar Tahun 2022 sekaligus Raker Percepatan penyelesaian batas daerah, bertempat di Balai Petitih Kantor Gubernur, Rabu 7 April 2021. 

Ia mengatakan pembangunan infastruktur  bukan lagi hanya menjadi prioritas, tapi diharapkan lebih banyak mendapatkan anggaran yang ada dari dua sampai tiga kali anggaran yang ada. 

Ia mengatakan akan ada beberapa gedung selesai seperti Pembangunan RSUD Soedarso tabg tahun ini memerlukan anggaran Rp 100 miliar lebih untuk menyelesaikan sampai ke tahap 90 persen. 

“Sejauh ini masih pembangunan lantai 4,5,6 dan beberapa gedung yang belum bisa dicover, tapi yang lainnya sudah. Kemudian di bagian belakang selesai 90 persen. Kita juga lakukan penataan halaman gubernur yang sering banjir,” jelasnya.

Ia mengatakan anggaran yang sudah dihitung kedepannya akan dialihkan untuk infrastruktur.

“Karena lebih dari 1500 kilometer jalan dan sekian ratus jembatan yang harus dipelihara kita bangun ulang,”tegasnya.

Ia berharap akhir masa jabatannya bersama Wagub Ria Norsan benar-benar tercover kondisi jalan mantap mencapai 85 persen.

“Data jalan mantap itu harus real bukan data untuk meningkatkan tampilan luar saja, tapi data real,” tegasnya.

Akhir tahun ini dikatakannya kondisi jalan mantap bisa sampai 68 sampai 70 persen. 

Dikatakannya di tahun 2022 diharapkan anggaran untuk infrastruktur jalan dan jembatan lebih dari Rp 1 triliun. Maka demikian bisa mencapai sekitar 80 persenan. (*)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved