Breaking News:

Gubernur Sutarmidji Paparkan Alasan Kenapa Masuk Kalbar Wajib PCR 

Ia menyampaikan bahwa satu-satunya alat yang paling efektif untuk mendeteksi covid-19 adalah swab PCR. Dikatakannya seharusnya Kemenkes harus menyampa

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Gubernur Sutarmidji 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menjelaskan mengapa masuk kalbar harus wajib kantongi hasil pemeriksaan swab PCR negatif.

Diakuinya sejauh ini banyak sekali yang protes dan marah terkait kebijakan yang saat ini diberlakukan masuk Kalbar wajib PCR.

Ia menyampaikan bahwa satu-satunya alat yang paling efektif untuk mendeteksi covid-19 adalah swab PCR. Dikatakannya seharusnya Kemenkes harus menyampaikan hal tersebut secara benar. 

Ia mdnjalaskan untuk ralid antigen bisa digunakan, tapi hanya bisa membaca sekian Cycle Threshold (CT) saja. Artinya alat tersebut bekerja setengah-setengah. 

Baca juga: Dukung Gubernur Sutarmidji Mengenai Pajak Air Permukaan, Martinus Sudarno Sarankan Hal Ini

“Jadi kalau pakai antigen masih bisa lolos. Hal ini lah yang bahaya. Kalau alat Genose boleh digunakan tapi hanya untuk massal seperti murid sekolah dan sebagainya, “ujarnya, Rabu 7 April 2021.

Namun ia menegaskan kalau untuk perjalanan dengan menggunakan selain swab pcr masih beresiko membawa virus masuk ke Kalbar.

“Kita jangan terlalu banyak basa basi, karena PCR yang paling efektif dari pada alat lainnya. Itu sudah jelas, kalau seseorang negatif, sudah pasti negatif, kalau positif pasti positif. Kalau Antigen belum tentu,” tegasnya.

Dikatakannya bahwa alat rapid antigen bisa membacara antara CT 5-29, tapi kalau sudah CT 30-40 sudah tidak bisa dibaca. 

“Itu yang jadi masalah. Kita pernah temukan dari 34 kasus positif yang meninggal, diantarabta 23 kasus terpapar dari luar Kalbar, dengan jumlah kandungan virus yang sangat besar,” jelasnya.

Bahkan dikatakannya Laboratorium Untan selama satu minggu pernah kehilangan tiga dokter, karena mereka mengikuti seminar ke luar Kalbar dan terjangkit covid-19.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved