Jelang Bulan Suci Ramadhan, Warga Terdampak Pandemi Covid Terima Bantuan Sembako

Saya atas nama Tokoh Masyarakat, sangat berterimakasih ada bantuan paket sembako untuk masyarakat dan Kepada kepolisian

Penulis: Zulfikri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Menjelang Bulan Ramadhan Tahun 2021, Sejumlah Warga di Dusun Teradu, Desa Marunsu, Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayang Menerima Bantuan Berupa Paket Sembako, Selasa 6 April 2021. TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Menjelang Bulan Ramadhan Tahun 2021, Sejumlah Warga di Dusun Teradu, Desa Marunsu, Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayang Menerima Bantuan Berupa Paket Sembako, Selasa 6 April 2021.

Jumlah Sembako yang diterima oleh warga Samalantan tersebut sebanyak 30 paket berisikan bahan Sembako makanan berupa mie instan, beras, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula pasir, tepung dan lain sebagainya.

Penyerahan paket sembako ini dilakukan, atas kerjasama antara tokoh masyarakat dengan pihak Kepolisian Polres Bengkayang dalam rangka meringankan beban warga pada masa Pandemi Covid serta menyambut bulan Suci Ramadhan Tahun 2021.

Bantuan paket sembako ini, mendapat sambutan antusias oleh warga terutama Ibu-ibu rumah tangga. Tokoh Masyarakat Desa Marunsu Kecamatan Samalantan Paulus, menyampaikan terimakasih atas bantuan yang diterima sangat membantu ekonomi masyarakat saat ini.

Baca juga: Kapolres Bengkayang Ingatkan Peran Orang Tua Awasi Kegiatan Anak di Luar Rumah

“Saya atas nama Tokoh Masyarakat, sangat berterimakasih ada bantuan paket sembako untuk masyarakat dan Kepada kepolisian yang terlibat membantu semoga dengan keadaan di masa situasi pandemi ini dapat sedikit meringankan Beban masyarakat di Desa Marunsu khususnya," ujar Tokoh Masyarakat Desa Marunsu, Paulus.

Pada momen aksi sosial ini, lanjut Paulus, Juga mengaku prihatin dengan situasi pandemi dan juga dirinya mengajak kepada masyarakat agar tetap tidak lupa menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai virus Covid-19.

“Atas nama Tokoh Masyarakat, saya mengajak seluruh masyarakat tetap patuh prokes, meski di desa setempat banyak warga yang beraktifitas bertani, sangat tidak mungkin ada virus corona. Meski demikian, hal tersebut tetap perlu di antisipasi terlebih jika ada orang luar yang datang ke desa dari mana-mana dan yang paling terpenting tetap mendukung program pemerintah memutus rantai penyebabran covid 19," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved