Breaking News:

Jaga Tali Silahturahmi Antar Etnis, Pemuda Lintas Etnis Sepakat Bentuk Organisasi

Kami sepakat kegiatan ini dapat dilakukan rutin sebulan sekali agar keharmonisan antar Pemuda lintas etnis dapat terjaga dengan baik.

Penulis: Stefanus Akim
Editor: Stefanus Akim
IST
SEJUMLAH organisasi kepemudaan lintas etnis yang bersepakat membuat organisasi lintas etnis. 

CITIZEN REPORTER

Oleh: A Marsel | Pengurus PDKB

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menjalin tali silahturahmi antarpemuda lintas etnis sangat penting dilakukan di Kalimantan Barat. Terlebih Kalimantan Barat merupakan daerah yang sangat kental dengan wilayah multi etnis di mana terdapat beberapa suku yang mendiami pulau yang di kenal dengan pulau Borneo. Hal inilah yang dilakukan segenap pemuda lintas etnis.

Diiniasiasi oleh Adrianus, Pelaksana Tugas Ketua Umum Pemuda Dayak Kalimantan Barat (PDKB) bersama rekannya Guntur, Ketua Umum Laskar Satuan Keluarga Madura (LSKM) Kalimantan Barat mengumpulkan beberapa pimpinan organisasi kemasyarakatan lintas etnis di Café Paris, Jalan Tanjungpura, Pontianak, pada Sabtu, 3 April 2021.

Berbagai organisasi kepemudaan hadir dalam pertemuan itu diantaranya Laskar Pemuda Melayu Kalimantan Barat, Panguyuban Pemuda Jawa Kalimantan Barat, Persatuan Pemuda Tionghua Kalimantan Barat, termasuk Pemuda Dayak Kalimantan Barat dan Laskar Satuan Kelarga Madura Kalimantan Barat.

Pertemuan yang dipimpin oleh Adrianus ini mengatakan bahwa awalnya pertemuan itu hanya sebatas pertemuan ngopi bareng pemuda lintas etnis yang terdiri dari etnis Dayak yang diwakili Pemuda Dayak Kalimantan Barat, etnis Melayu diwakili Laskar Pemuda Melayu Kalimantan Barat, etnis Madura diwakili Laskar Satuan Keluarga Madura (LSKM) Kalimantan Barat, etnis Jawa diwakili Panguyuban Pemuda Jawa Kalimantan Barat, etnis Tionghua diwakili Persatuan Pemuda Tionghua Kalimantan Barat dan ada juga perwakilian dari Pemuda Bugis.

“Kami sepakat kegiatan ini dapat dilakukan rutin sebulan sekali agar keharmonisan antar Pemuda lintas etnis dapat terjaga dengan baik. Kalau ada apa apa ke lapangan nanti pastilah pemuda yang turun,” ungkap Adrianus.

Pertemuan itu disambut baik Ketua Laskar Pemuda Melayu, Iskandar SH. Menurutnya kegiatan ini agar dapat meminimalisir kemungkinan buruk terjadi di Kalimantan Barat.

“Kalau bisa, kita ini dianggap kayak PBB, kalau kita perwakilan antaretnis. Kalau ada apa apa, kita harus berani dan mampu turun menyelesaikan masalah itu. Kalau tak mampu percuma jak,” tegasnya

Di lain kesempatan, ketua Laskar Satuan Keluarga Madura, Guntur menyampaikan inisiatifnya. Guntur berharap dari pertemuan itu terbentuk sebuah organisasi yang bisa menaungi organisasi-organisasi dari berbagai suku yang ada di Kalimantan Barat sehingga kelak kita bisa mengadakan kegiatan Bersama.

“Kami berharap organisasi ini segera kita bentuk, agar ke depan kita bisa menjalankan program-program demi terciptanya kebersamaan antar Pemuda Lintas etnis” ungkap Guntur

Di akhir pertemuan, hampir semua pimpinan pengurus organisasi kepemudaan sepakat untuk membentuk organisasi baik dari ketua Paguyuban Pemuda Jawa, Bagus dan Ketua Persatuan Pemuda Tionghua, Willy Aseng yang berpendapat sama. Pertemuan berikutnya akan dilaksanakan minggu depan pada Sabtu 10 April 2021 guna membahas kelengkapan adminstrasi organisasi tersebut.

“Untuk menyempurnakan organisasi kita ini, kita adakan pertemuan lagi minggu depan dengan dilengkapi dari etnis lain yang belum bergabung Bersama kita saat ini” tutup Adrianus sebagai moderator saat itu. *

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved