Breaking News:

Sintang Kekurangan Guru Agama, Berikut Rincian Kebutuhannya

Lindra mempersilahkan lulusan perguruan tinggi untuk melamar sebagai guru agama di sekolah. Disdik akan membantu mendapatkan NUPTK

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Lindra Azmar 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Pendidikan di Kabupaten Sintang, kekurangan tenaga guru. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Lindra Azmar menyebut kebutuhan guru agama yang sangat kurang.

Dari total kebutuhan guru agama sebanyak 2.963, yang sudah ada sekarang baru 1.341 orang.

Artinya, masih kurang 1.622 guru agama.

"Kita masih banyak kekurangan guru, terutama guru agama," ungkap Lindra, Senin 5 April 2021.

Baca juga: Pemkab Sintang Fokus Bangun Infrastruktur, Kesehatan dan Sanitasi di Kayan Hulu

Dijabarkan Lindra, guru agama Islam kebutuhannya sebanyak 472 orang, yang ada saat ini baru 150 orang, masih kurang 332 orang.

Guru agama Katolik, kebutuhannya 540 orang, tersedia 101, masih kurang 439 orang.

"Guru agama Kristen 525, yang ada 99, kurang 426. Ini menadakan bahwa tantangan kita bagimana menjebol lulusan S1 prodi pendidikan agama lebi banyak lagi," kata Lindra.

Lindra mempersilahkan lulusan perguruan tinggi untuk melamar sebagai guru agama di sekolah.

Apabila sudah mengajar selama 2 tahun, Disdik akan membantu untuk mendapatkan NUPTK.

"Lulusan mau ngajar di kampung nanti silahkan melamar ke kepala sekolah, nanti dana bos cukup untuk membayar, pemda terbatas. Nanti saya SK kan kalau sudah 2 tahun, insya allah bisa mendapat NUPTK. ini syarat mengikuti diklat sertifikasi," ungkap Lindra.

Halaman
123
Penulis: Agus Pujianto
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved