Breaking News:

dr Merry Sampaikan Anjuran Tensi Darah Penerima Vaksinasi

Jika sudah dilaksanakan pengecekkan kontrol tekanan darah di puskesmas maupun di rumah sakit menurun, maka seseorang tersebut tidak dianjurkan meminum

TRIBUNPONTIANAK/JOVI LASTA
Dokter Umum dan Petugas Tim Vaksinasi di Rumah Singgah Covid-19 Jalan Raya Sanggau Ledo Kelurahan Sebalo Kecamatan Bengkayang Kabupaten Bengkayang, Senin 5 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - dr Merry Dokter Umum atau petugas tim vaksinasi mengungkapkan, ketika tekanan darah seseorang penerima vaksinasi cukup tinggi maka tidak dianjurkan untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19, Senin 5 April 2021.

Merry menyampaikan, bahwa ketika seseorang mempunyai riwayat tekanan darah tinggi disarankan meminum obat terlebih dahulu dan juga harus dilakukan pengecekkan secara rutin ke puskesmas terdekat.

"Kalau dia punya riwayat tensi tinggi, dia harus minum obat dulu. Harus kontrol rutin, kontrol ke puskesmas untuk tahu tensinya itu berapa. Apakah memang tinggi atau saat mau vaksin," terang dr Merry.

Baca juga: Ukeng Tunda Vaksinasi Covid-19, Sebab Tekanan Darahnya Cukup Tinggi

Jika sudah dilaksanakan pengecekkan kontrol tekanan darah di puskesmas maupun di rumah sakit menurun, maka seseorang tersebut tidak dianjurkan meminum obat lagi.

"Saat kontrol tensi di puskesmas atau di rumah sakit, tensinya tidak tinggi dia tidak perlu minum obat," ucapnya.

Untuk batas tekanan darah pelaksanaan vaksinasi Covid-19 menurut aturan terbaru, lanjut dr Merry, yakni tekanan darah sekitar 180/110 kebawah bisa melaksanakan vaksinasi Covid-19.

"Vaksinasi ini batasnya, 180/110 (kebawah) kalau menurut peraturan yang baru. Kalau dibawah itu malah lebih bagus. Normalnya tensi pada usia 20-35 tahun itu 120/80, tapi kalau 35 tahun ke atas biasanya 130 masih bisa ditoleransi," tutupnya. (*)

Penulis: Jovi Lasta
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved