Breaking News:

252 Area Blank Spot & 928 Daerah Sinyal Masih Lemah, Tantangan Percepatan Digitalisasi Kalbar

Dengan TP2DD juga untuk menjaga elektronifikasi transaksi Pemda atau ETP yang sudah dilakukan pemda untuk lebih ditingkatkan lagi.

TRIBUN/NIN
Kepala Perwakilan BI Kalbar bersama stakeholder terkait menyaksikan pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2021 pada Senin 5 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2021 akan dilaksanakan pada 5-8 April 2021.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, resmi membuka gelaran yang mengangkat tema “Bersinergi dalam Akselerasi Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan Indonesia."

Di Kalbar FEKDI 2021 disaksikan oleh beragam instansi.

Kubu Raya Jadi Daerah Pertama di Kalbar Bentuk Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Agus Chusaini menjelaskan FEKDI merupakan langkah baru untuk mempercepat digitalisasi yang pada akhirnya bisa menciptakan efisiensi perekonomian.

“Di sini ada 9 kementerian, instansi atau lembaga yang terlibat. Artinya ini tidak bisa dilakukan sendirian,” kata Agus di sela-sela acara peluncuran FEKDI 2021 di Kalbar pada Selasa 5 April 2021.

Wujud percepatan digitaliasi ini untuk ranah pemda dengan pembentukan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Di Kalbar, Pemprov Kalbar telah membentuk TP2DD, dilanjutkan Pemkab Kubu Raya.

Menko Airlangga Ungkap Ratusan Daerah Otonom Bentuk Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah

“Dengan TP2DD juga untuk menjaga elektronifikasi transaksi Pemda atau ETP yang sudah dilakukan pemda untuk lebih ditingkatkan lagi. Ini sejalan dengan harapan Presiden untuk mempercepat proses digitalisasi termasuk inklusi keuangan. Makanya perlu sinergi bersama,” papar Agus.

Agus Chusaini membenarkan satu di antara tantangan percepatan digitalisasi adalah masalah jaringan internet. Makanya, ia menyebut hal ini tidak bisa dilakukan sendiri.

“Kita sudah dengarkan bersama komitmen dari Menteri Komunikasi dan Informatika bahwa akan segera dipasang jaringan 4G di seluruh desa. Malah yang tadinya target 2024 maka akan dipercepat pada 2022,” ujarnya.

Dorong Pelaksanaan ETP, Pemprov Kalbar Bentuk Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah

“Jadi nanti tidak ada lagi desa yang blank spot sehingga elektronifikasi bisa berjalan dengan baik,” sampainya.

Halaman
12
Penulis: Nina Soraya
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved