Breaking News:

Tim Damkar Pastikan Api Benar-benar Padam

Usman menerangkan, bahwa pihaknya bersama tim pemadam kebakaran lainnya mendapatkan informasi kebakaran tersebut pada pukul 03.00 WIB, dengan sigap pi

TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD ROKIB
Tim pemadam kebakaran melakukan pendinginan pada lokasi kebakaran untuk memastikan api benar-benar padam. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sejak pukul 03.00 WIB tim pemadam kebakaran swasta di Kota Pontianak berupaya memadamkan api yang membakar bangunan ruko di Komplek ruko di Jalan Padat Karya Kawasan Ambalat, Pontianak, Kalbar, Minggu 4 April 2021.

Ketua Damkar Swignyo, Usman saat ditemui wartawan Tribun Pontianak mengungkapkan, meski tidak ada kesulitan dalam memadamkan api, namun hingga pukul 10.00 WIB dirinya bersama rekannya dengan kendaraan satu unit mobil damkar masih bertahan di TKP untuk memastikan api benar-benar padam.

Usman menerangkan, bahwa pihaknya bersama tim pemadam kebakaran lainnya mendapatkan informasi kebakaran tersebut pada pukul 03.00 WIB, dengan sigap pihaknya langsung menuju lokasi kejadian dan berusaha memadamkan api.

Sesampainya di lokasi, ia melihat bahwa api sudah berkobar besar melalap bangunan ruko.

Baca juga: BREAKING NEWS - Kebakaran Besar di Jalan Veteran Pontianak Kalbar Minggu Dini Hari

Hingga pukul 09.00 WIB pagi, ia menerangkan masih ada beberapa titik yang masih mengeluarkan asap.

"Yang kita lihat kebakaran masih berlangsung, masih dilakukan pendinginan. Sampai saat ini, kami belum pulang ke posko. Tapi untuk saat ini api sudah mulai kita kuasai, hanya saja ada beberapa titik api yang masih menyala. Yang kita khawatirkan bangunan roboh ketika tim mau masuk ke bangunan," ungkapnya.

"Untuk alasan kita masih di sini, karena masih melihat ada titik api di TKK, khawatir ketika kita tinggalkan api hidup lagi, kita enggak mau kerja dua kali, lebih baik kita tuntaskan sampai benar-benar tidak ada api yang menyebar diatas dan bawah bangunan," tandasnya.

Usman menyebutkan, menurut hitungan yang pihaknya dapat, ada sekitar 20 bangunan ruko kosong lantai dua dan lantai tiga yang terbakar.

Dari 20 ruko tersebut, dikatakannya terdapat enam ruko 100 persen ludes terbakar dan 14 ruko lainnya 50 persen terbakar.

"Menurut sumber informasi bahwa gedung ini sudah lama kosong dan tidak ada juga sumber arus listrik, karena informasi yang didapat arus listrik sudah mati dan informasi dari warga tidak ada penghuninya," pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved