Sadikin: Jutaan Rupiah Uang Hasil Penjualan Bensin Ikut Terbakar
Sehingga dia kebingungan apa yang mesti diselamatkan lebih dulu. Sehingga tidak banyak barang yang bisa diselamatkan.
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Korban kebakaran di Desa Kampung Lorong, Kecamatan Sambas, Sadikin mengatakan tidak banyak barang beharga yang bisa dia selamatkan.
Ungkapnya, pada saat kejadian dia tidak tahu pasti dari mana datangnya api yang menghanguskan satu unit kios Pom Bensin Mini, dan juga rumah yang dia tinggal.
Sehingga dia kebingungan apa yang mesti diselamatkan lebih dulu. Sehingga tidak banyak barang yang bisa diselamatkan.
"Sempat menyelamatkan sedikit aja, pakaian dan sedikit uang," ujarnya, Minggu 4 April 2021.
Baca juga: Sadikin Ungkap Asal Api yang Membakar Pom Mini Miliknya
Sementara itu kata dia, yang hasil penjualan bensin di kios tidak sedikitpun bisa di selamatkan kata dia.
"Kalau uang yang di kios udah tidak ada lagi, semuanya kabarkan. Karena memang uang hasil penjualan di simpan di kios semua," jelasnya.
Untuk jumlahnya ungkap dia, mencapai jutaan rupiah. Selain itu, juga ada satu unit kendaraan bermotor yang tidak bisa di selamatkan dan ikut terbakar.
"Jumlahnya ada jutaan rupiah yang di kios, tidak sempat di selamatkan. Karena kami menyelamatkan diri dan sedikit barang di rumah," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/petugas-pemadam-kebakaran-saat-melakukan-pemadaman-api-di-rumah-milik-wargaw1q.jpg)