Breaking News:

Pulang Lewat Jalur Udara, 18 Persen Santri Kalbar Positif Covid-19

Terhadap 9 orang ini sudah diminta untuk melakukan isolasi mandiri dengan dipantau oleh tenaga kesehatan, RT/RW setempat

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Satuan Tugas (Satgas) Provinsi Kalimantan Barat melakukan swab test acak terhadap 50 orang santri dari 505 santri yang pulang melalui Moda Trasportasi Laut menggunakan KM Bukit Raya di Pelabuhan Dwikora Pontianak, Minggu 4 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah memberikan keringanan bagi pelajar dan santri asal Kalbar yang akan pulang ke kalbar dengan menggunakan transportasi udara cukup menunjukkan rapid antigen negatif.

Namun di bandara kedatangan mereka tetap dilakukan Swab Test PCR oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kalbar tanpa ditarik biaya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan total santri yang sudah pulang dengan menggunakan moda transportasi udara sampai dengan 1 April 2021 sebanyak 50 orang.

Dari 50 orang santri yang telah pulang ke Kalbar telah ditemukan kasus konfirmasi covid-19 atau positif melalui pemeriksaan PCR sebanyak 9 orang dan 41 orang negatif.

Baca juga: Pulang Lewat Jalur Laut, Satgas Swab Test Acak 505 Orang Santri

“Jadi hasil swab test PCR terjadap 50 orang santri terdapat 9 orang positif dan 41 orang negatif. Atau sekitar 18 persen dari santri yang pulang menggunakan pesawat udara positif Covid-19,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Minggu 4 April 2021.

Lanjutnya mengatakan dari kasus yang positif CT nya tinggi atau viral load nya rendah. Satgas Provinsi Kalbar tetap mengingatkan agar santri dan keluarga nya harus benar-benar melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat.

“Terhadap 9 orang ini sudah diminta untuk melakukan isolasi mandiri dengan dipantau oleh tenaga kesehatan, RT/RW setempat,” ujarnya.

Ia mengatakan untuk mengantisipasi arus mudik Pemprov Kalbar terus melakukan pengetatan terhadap pintu masuk Kalbar baik di Jalur udara maupun Laut.

“Kalau di bandara kita lakukan swab test PCR terhadap santri yang pulang ke kalbar, swab test PCR sebagai salah satu upaya untuk mengetahui apakah santri telah terpapar atau tidak. Lalu masyarakat umum yang datang ke Kalbar tetap wajib test PCR sebelum terbang ke wilayah kalbar,” jelasnya.

Sedangkan untuk pergerakan lalu lintas orang atau masyarakat di dalam wilayah Kalbar tetap dibatasi dengan mengikuti larangan pemerintah untuk tidak mudik.

Satgas Provinsi maupun kabupaten kota akan tetap selalu mengingatkan masyarakat untuk terus menerapkan prokes. (*)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved