Breaking News:

PESAN Orangtua Atta Halilintar Setelah Sah Menjadi Suami Aurel Hermansyah, Masuk Trending Youtube

Masuk 4 trending youtube, akun Gen Halilintar dari orangtua Atta Halilintar memberikan selamat lewat video yang diunggah pada Sabtu, 3 April 2021.

KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ INSTAGRAM
KUA Singgung Pernikahan Aurel Atta Bisa Tidak Sah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Masuk 4 trending youtube, akun Gen Halilintar dari orangtua Atta Halilintar memberikan selamat lewat video yang diunggah pada Sabtu, 3 April 2021 kemarin.

Tak bisa mendampingi anak sulungnya di pelaminan karena masih dalam proses penyembuhan setelah operasi, kedua orangtua Atta Halilintar beri pesan menyentuh.

Melalui video yang diunggahnya melalui kanal Youtube milik Gen Halilintar, orangtua tua Atta juga banyak memberikan pesan dan nasihat yang menyentuh.

Terlihat Halilintar Anofial Asmid dan Lenggogeni Faruk memberikan nasihat tentang pernikahan dan status baru Atta yang telah menjadi suami dari Aurel Hermansyah.

Baca juga: Mantan Aurel Hermansyah, Verrell Bramasta Diminta Atta Menjadi Pagar Bagus, Berikut Profilnya

Baca juga: SAH Atta-Aurel Resmi Sepasang Suami Istri, Lalu Apa Mas Kawinnya? Gus Miftah Penghulu Pernikahan

"Atta yang disayang, sekarang Atta sudah menjadi suami, sudah melepas masa lajangnya dengan menjadi suami ini adalah suatu amanah, suatu beban yang dipikul di bahu Atta," kata sang ibunda, dikutip Sabtu (3/4/2021).

"Atta mesti jalankan dengan sebaik-baiknya, sekarang bukan hanya membina diri tapi juga membina istri," tambah sang ibu.

Sang ayah, Asmid Halilintar juga memberikan nasihat untuk selalu bertanggung jawab membimbing istrinya kelak menurut ajaran agama Islam.

"Wajib membimbing, mendidik istri ke arah jalan kebenaran untuk mencari keridoan Tuhan, jalan seperti dicontohkan Rasulullah, mudah-mudahan Atta bisa menirunya," ucap kepala keluarga Gen Halilintar itu.

Sebagai orangtua yang telah lebih dulu merasakan pahit manis kehidupan berumah tangga, kedua orangtua Atta mengatakan untuk selalu menjadikan Tuhan sebagai landasan dalam bersikap dan membuat keputusan.

"Kita tidak bisa mengikat orang kecuali Tuhan yang mengikatnya, jadi kadang-kadang kita memaksa orang enggak bisa, tapi kalau kita minta pada Tuhan yang mengikatnya, maka Tuhan yang mengikat hati, hati," ucap Asmid Halilintar.

Halaman
1234
Editor: Maudy Asri Gita Utami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved