Breaking News:

Peran Pemuda Diperlukan untuk Promosi Pariwisata Mice di Kalbar

MICE tidak lepas dari dukungan beberapa faktor misalnya jumlah akomodasi kamar, ruang rapat/venue, dan fasilitas infrastruktur penunjang lainnya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Jeffry Hermansyah Mahasiswa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong pihak Perhotelan untuk siap berinovasi dan mempersiapkan paket wisata serta Pariwisata Mice di Era New Normal.

MICE tidak lepas dari dukungan beberapa faktor misalnya jumlah akomodasi kamar, ruang rapat/venue, dan fasilitas infrastruktur penunjang lainnya yang memadai.

Menanggapi hal tersebut, Jeffry Hermansyah mahasiswa Jurusan Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura mengatakan di era adaptasi kehidupan baru yang sudah di terapkan di Kalbar pada saat ini mendorong semua pihak untuk melakukan penyesuaian dan tak terkecuali pada industri pariwisata salah satunya perhotelan.

Dengan adanya dorongan dari dinas terkait seperti Disporapar, Diskes, dan Diskominfo Kalbar untuk memberikan pemahana terkait dengan kesiapan untuk menyesuaikan pengembangan wisata MICE di era pandemi saat ini adalah suatu hal yang baik.

Baca juga: MRI bersama Pemkot Pontianak Gelar Dialog Kebangsaan Ajak Pemuda Sukseskan Vaksinasi COVID

“Saya melihat di beberapa kegiatan, baik itu di kampus maupun di instansi pemerintahan akhir akhir ini sudah ada penerapan adaptasi baru yang baik khususnya dalam melakukan meeting di hotel dengan menerapkan pembatasan peserta yang bisa dilakukan semi luring,” ujarnya, Minggu 4 April 2021.

Dimana peserta meeting yang berasal dari luar daerah melakukan meeting dengan system daring dan peserta meeting yang berada di Kota Pontianak bisa menghadiri meeting secara langsung di tempat yang pastinya dengan protokol kesehatan yang ketat.

Peran pemuda dalam pemasaran wisata MICE di Kalbar memiliki peluang yang besar untuk meningkatkan perekonomian diri sendiri dan juga masyarakat sekitar.

Terlebih anak muda di Kota Pontianak pada saat ini sangat konsumtif dengan kopi kekinian.

Wisata MICE bisa menjadi daya tarik untuk memperkenalkan kopi khas kalbar dengan melakukan pameran kopi dengan protokol kesehatan yang ketat baik itu skala nasional maupun internasional agar kopi khas Kalbar bisa mendunia.

“Dengan begitu hotel juga akan mendapatkan dampaknya karena adanya wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan barat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved