Breaking News:

Pekerja Mebel Curi Router Kayu Milik Bos untuk Membeli Sabu, Sempat Buron Akhirnya Ditangkap Polisi

Sebelumnya, rekan Saiful yakni NT seorang wanita paruh baya lebih dulu ditangkap atas perbuatannya menjual mesin milik sang bos tempatnya bekerja, dim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Tersangka dan barang bukti yang diamankan petugas kepolisian. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Setelah buron beberapa waktu, Saiful (25) seorang karyawan mebel yang jual mesin pengrajin kayu milik bosnya akhirnya ditangkap Polisi.

Saiful merupakan satu dari dua tersangka kasus pencurian mesin pengrajin kayu berharga jutaan rupiah.

Sebelumnya, rekan Saiful yakni NT seorang wanita paruh baya lebih dulu ditangkap atas perbuatannya menjual mesin milik sang bos tempatnya bekerja, dimana saat itu NT mengaku bersama Saiful menjual mesin itu untuk membeli sabu.

Baca juga: Hendak Ambil Uang di ATM, Seorang Pria di Pontianak Kaget Mobilnya Diseruduk Truk Hingga Masuk Parit

Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polii menyampaikan, Saiful ditangkap di tempat persembunyian daerah Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya pada Kamis 1 April 2021 pagi.

Rully kembali menjelaskan, pencurian yang dilakukan oleh keduanya diketahui pada 18 Maret 2021, saat itu sang pemilik mebel tidak mendapati mesin Router berharga jutaan rupiah Miliknya.

Ketika menanyai anak buahnya, ternyata Saiful dan NT lah yang mencuri dan menjual mesin itu untuk membeli sabu. Atas hal tersebut, sang pemilik pun melaporkan hal itu ke Polsek Pontianak Kota.

"Kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 363 kuhp dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun penjara," tegas Rully. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved