Breaking News:

Sampaikan Pidato LKPJ Tahun 2020, Martin Paparkan Capaian Kinerja dan Program Pembangunan Pemkab

Pidato tersebut disampaikan Martin pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ketapang bertempat di Ruang Rapat Paripurna

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Ketapang Martin Rantan Saat Menyampaikan Pidato LKPJ Tahun 2020 serta Paparkan Sejumlah Program Pembangunan Ketapang 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Bupati Ketapang Martin Rantan, menyampaikan pidato terhadap Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2020.

Pidato tersebut disampaikan Martin pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ketapang bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Ketapang, Senin 29 Maret 2021.

Dalam pidato pertanggungjawabannya, Martin menyampaikan 22 pencapaian kinerja Pemda Ketapang tahun 2020 sesuai ketentuan Peraturan Undang-Undang yang berbasis Visi, Misi dan Prioritas Pembangunan Daerah yang tertuang dalam RPJM Kabupaten Ketapang 2016-2020.

Baca juga: Asisten Setda Ketapang Hadiri Wisuda Al-Quran Metode At-Tanzil dan Akhirussanah Angkatan Pertama

Martin mengatakan bahwa keberhasilan yang dicapai dalam kurun waktu tahun 2020 khususnya di dalam penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan bukan semata-mata prestasi kepala daerah dan perangkat daerah terkait.

Namun, merupakan hasil kerja keras dan kerjasama segenap jajaran pemerintahan kabupaten Ketapang bersama pimpinan dan anggota DPRD kabupaten ketapang serta rekan-rekan anggota Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) kabupaten Ketapang. 

"Pada tahun 2021 ini, saya bersama wakil Bupati Ketapang, bertekad untuk tetap terus berusaha sebaik mungkin untuk melaksanakan visi kami yaitu 'Melanjutkan Ketapang yang Maju Menuju Masyarakat Sejahtera," kata Martin.

Selanjutnya usai menyampaikan LKPJ tahun 2020 orang nomor satu di Kabupaten Ketapang itu juga memaparkan program-program pembangunan dalam rangka menghidupkan perekonomian masyarakat diantaranya Kawasan Potensial Cepat tumbuh di Kuala Tolak Kecamatan Matan Hilir Utara.

Menurutnya, pemerintah juga telah bekerjasama dengan pihak perusahaan akan mengunakan jalan Holing akses jalan dari Kuala Tolak menuju Ulak Medang.

"Pada tahun ini tersedia anggaran Rp 6,5 Milliar untuk pambangunan Jembatan Pawan 6 yang menghubungkan Desal Ulak Medang dengan Desa Makmur Abadi Kecamatan Sungai Melayu Rayak, dari Makmur Abadi akan ada jalan koredor melalui Perusahaan Group BGA menuju rekolasi pembangunan Bandara," ujarnya.

Selain itu, lanjut Martin, di Kecamatan Matan Hilir Selatan 13 ribu hutan prduksi yang akan dikonversi dan 18 ribu hutan produksi tetap yang akan diusulkan suku cadangan pangan (Foodstate).

Halaman
12
Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved