Dinas Lingkungan Hidup Sekadau Sebut Penanganan Limbah Medis COVID 19 Sesuai Standar

Sukaran menuturkan, selama ini untuk di 12 Puskesmas se-Kabupaten Sekadau berkerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah Sekadau dalam pemusnahan dengan

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolaan Sampah, Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) dan Pertamanan, Dinas LH Sekadau, Sukaran 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Penanganan limbah medis Covid-19 di Kabupaten Sekadau, Dinas Lingkungan Hidup Sekadau sebut pengawasan terus dilakukan, Selasa 30 Maret 2021.

Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolaan Sampah, Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) dan Pertamanan, Dinas LH Sekadau, Sukaran mengatakan saat ini Dinas Lingkungan Hidup terus memberikan pengarahan dan pengawasan terkait penanganan limbah medis, khususnya untuk virus Covid-19 sesuai aturan dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Sukaran menuturkan, selama ini untuk di 12 Puskesmas se-Kabupaten Sekadau berkerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah Sekadau dalam pemusnahan dengan menggunakan insenerator rumah sakit.

Baca juga: Tangani Limbah Medis Covid-19, Dinkes Sekadau Gunakan Dua Metode

"puskesmas membakarnya di rumah sakit karena hanya RSUD Sekadau yang memiliki insenerator. Ada puskesmas yang sudah memiliki insenerator tapi pemanfaatannya belum maksimal," jelasnya.

Sukaran menyebut untuk penanganan limbah medis, saat ini di puskesmas-puskesmas sudah sesuai standar, hanya di masyarakat yang selama yang belum terjangkau seperti limbah masker.

Limbah medis dapat berupa APD dalam penanganan Covid-19, jarum suntik, bekas obat-obatan dan lain sebagainya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved