Breaking News:

Seorang Tokoh Agama Diduga Cabuli 6 Anak Perempuan di Ruang Ibadah, Modus Beri Uang Kembalian

Pada saat korban masuk ke dalam toko, lanjut dia, tersangka merayu dan membawa korban ke ruang ibadah yang berhimpitan dengan ruang toko.

Editor: Nasaruddin
SURYA.co.id/Samsul Hadi
Seorang tokoh agama di Blitar diduga sebagai predator mencabuli 6 bocah cewek di musala beralas sajadah. Pelaku berinsial MHY (60) digiring petugas ke sel tahanan Polres Blitar Kota, Senin 29 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Seorang tokoh agama berinisial M diamankan aparat kepolisian karena diduga mencabuli enam anak perempuan.

Pencabulan yang dilakukan M diduga terjadi selama tiga tahun dengan korbannya anak perempuan usia 10 hingga 12 tahun.

Perbuatan itu, dilakukan M yang dikenal sebagai seorang tokoh agama di ruang ibadah dalam rumahnya.

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan, perbuatan tersangka dilakukan di sebuah desa di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Tersangka yang berusia 60 tahun itu menjalankan usaha toko kelontong di rumahnya dan menjerat para korbannya pada saat mereka berbelanja.

Baca juga: KISAH RUMAH Tangga Shah Rukh Khan, Selingkuh dengan Priyanka Chopra, Hampir Pisah dengan Gauri Khan

"Modusnya sama. Tersangka menahan uang kembalian saat berbelanja di toko tersangka dan meminta korban masuk ke dalam untuk mengambil uang kembalian," ujar Yudhi, pada jumpa pers pengungkapan kasus tersebut, Senin 29 Maret 2021.

Pada saat korban masuk ke dalam toko, lanjut dia, tersangka merayu dan membawa korban ke ruang ibadah yang berhimpitan dengan ruang toko.

Ditanya apakah ada maksud tertentu dari tersangka sehingga selalu melakukan pencabulan di ruang ibadah, Yudhi mengatakan, dari perspektif penyidik, tersangka menganggap ruang itu aman dan letaknya tersembunyi.

"Tempat itu bagi tersangka mungkin tempat yang aman, tersembunyi," ujar dia.

Baca juga: Apa Itu Kilang Minyak Pertamina Balongan ? Sudah Tahu Sejarah Pertamina ? Apa Itu Pertamina ?

Yudhi juga membenarkan bahwa tersangka adalah tokoh agama di lingkungannya dan bisa dikatakan juga sebagai seorang guru mengaji.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved