Breaking News:

91 Desa di Ketapang Akan Gelar Pilkades Serentak Tahun Ini

Kepala Bidang Pemerintah Desa (Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Ketapang, Remanus Romawi mengatakan pelaksanaan Pilkades sere

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Bidang Pemerintah Desa (Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Ketapang, Remanus Romawi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Sebanyak 91 Desa di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada Juli 2021 mendatang. 

Semua persiapan, terutama tahap awal sejauh ini telah rampung dikerjakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Ketapang.

Kepala Bidang Pemerintah Desa (Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Ketapang, Remanus Romawi mengatakan pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2021 direncanakan tanggal 15 Juli 2021 mendatang.

Baca juga: Wadah Bagi Pelaku Usaha Truk, Aptrindo Ketapang Resmi Terbentuk

Yang mana menurutnya 91 Desa tersebut tersebar di 18 Kecamatan dari 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Ketapang.

"Dua Kecamatan yang di Desanya tidak ada Pilkades yakni Singkup dan Simpang Dua. Saat ini, 91 Desa yang melaksanakan Pilakades dipimpin Pj Kepala Desa," kata Remanus Romawi, Minggu 28 Maret 2021. 

Menyangkut persiapan tahap awal, mulai dari rapat persiapan tingkat Kabupaten, pembentukan panitia tingkat Desa hingga pembentukan panitia pemungutan suara (PPS) sudah selesai dilaksanakan.

Terkhusus panitia tingkat desa, lanjut Romawi, berasal dari Desa yang melaksanakan Pilkades. Pembentukannya pun dilakukan oleh BPD. 

Adapun jumlah panitia tujuh orang, terdiri dari perangkat Desa, LKD dan Tokoh Masyarakat.

"Panitia tingkat Desa sudah terbentuk. Mulai pembentukannya 19 Maret lalu dengan durasi waktu selama lima hari. Bahkan tanggal 25 kemarin, kita juga sudah bentuk PPS," jelasnya.

Sedangkan terkait pelaksanaan Pilkades tahun 2021 menurutnya berbeda dari sebelumnya. Pilkades tahun ini tidak boleh ada calon tunggal. Jika hanya satu calon, maka proses pendaftaran diperpanjang selama 20 hari.

"Selain itu, kalau ada calon lebih dari lima dilakukan seleksi akademik oleh panitia Kabupaten yang bekerjasama dengan kampus yang ditunjuk. Tapi untuk sekarang, tahapan pendaftaran masih belum dilakukan," pungkasnya. (*)

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved