Percepat Pelayanan Vaksinasi, Satgas Covid-19 Kota Pontianak Buka Pelayanan Vaksinasi Massal

Ia mengungkapkan, bahwa sentra pelayanan vaksinasi semacam ini akan dibuat selama tiga bulan dan terkait waktu pelayanan setiap harinya mengkondisikan

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Rokib
Foto suasana saat pelaksanaan pelayanan vaksinasi massal, di Gedung Pontianak Convention Center (PCC). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyampaikan bahwa untuk mempercepat dan mempermudah pelaksanaan pelayanan vaksinasi di Kota Pontianak yang sudah berjalan kurang lebih tiga bulan ini, pihaknya tengah mendirikan sentra pos pelaksanakan vaksinasi masal di Gedung PCC Pontianak dengan membuka lima pos pelayanan vaksinasi. Sabtu, 27 Maret 2021

Menurutnya, sentra pos vaksinasi di PCC yang mampu melayani 360 orang, diprioritaskan kepada pelayanan publik terutama kepada para tenaga pendidik atau guru. 

Ia mengungkapkan, bahwa sentra pelayanan vaksinasi semacam ini akan dibuat selama tiga bulan dan terkait waktu pelayanan setiap harinya mengkondisikan dengan jadwal kegiatan di PCC Pontianak.

"Jadi selama 3 bulan terus-menerus dan memang pelaksanaannya tergantung kepada gedung ini, mungkin dalam satu minggu bisa tiga sampai empat hari selasa sampai Jumat," ujarnya.

Baca juga: Pengaruhi PAD, Wali Kota Pontianak Harap Matahari Mall Jangan Ditutup

Sejauh ini, Kadiskes menyampaikan jumlah yang sudah divaksin untuk pelayanan publik tenaga pendidik 1800 orang 1800. Kemudian Polri sekitar 3000 orang dan TNI 577 orang, serta petugas publik lainnya, baik negeri dan swasta 3.339 orang.

"Kemudian untuk Vaksin yang diberikan kepada Kota Pontianak 4000 vial Vaksin yang menyasar sekitar 20 an ribu target," ungkapnya.

Sedangkan untuk lansia yang sudah divaksin tembus 7000 suntikan pertama dengan target 17.000 orang.

Ia menyarankan agar lansia melakukan vaksinasi kepada Faskes yang terdekat yakni di Puskesmas yang setiap harinya bisa melayani 50 orang.

"Di Pontianak ada 38 Faskes termasuk puskesmas dan rumah sakit dan klinik di Kota Pontianak, itu diluar sentra pos vaksinasi massal," katanya.

Sejauh ini, Handanu menyampaikan terkait kendala yang dihadapi oleh Satgas Covid-19 dalam pelaksanaan vaksinasi.

"Kendalanya kita untuk lansia itu, tingkat partisipasinya belum merata dan akan kami sosialisasikan. Kemudian untuk pelayanan publik vaksinnya belum full diberikan dan target sampai Juli. Kemudian kendala yang lain yakni vaksinator dan tempat vaksinasi. Kalau kendala yang lain tidak ada," ujarnya. 

Sementara itu, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan hingga kini vaksinasi covid-19 di kota Pontianak sudah mencapai 90 persen. 

"Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan tingginya antusias masyarakat. Kita harapkan program vaksinsi ini bisa selesai lebih cepat dari yang direncanakan," sebutnya.

Program vaksinasi Covid-19 saat ini masih memprioritaskan lansia dan aparatur pelayanan publik. 

"Setelah semuanya tuntas, baru kemudian menyasar kalangan masyarakat umum. Masyarakat yang akan mendapatkan vaksin diprioritaskan bagi mereka yang rentan seperti pedagang, rumah makan, warung kopi, juru parkir dan lainnya. Mereka yang dominan berada di luar dan sering kontak erat dengan banyak orang," ujarnya.

"Dan Kita berharap target vaksinasi ini berjalan lancar dan semakin banyak orang yang divaksin," ucapnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved