Breaking News:

Geliat Ekonomi Warga Desa Ampar Bedang Sintang Mulai Terasa Pasca Ada Listrik

Sebelum menikmati listrik PLN, untuk keperluan penerangan di malam hari, warga menggunakan genset.Itupun hanya bisa kami hidupkan dalam beberapa jam.

Editor: Nina Soraya
TRIBUN/ISTIMEWA
PLN dan stakeholder terkait melakukan sosialisasi pembangunan listrik desa. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Aktivitas perekonomian warga Desa Ampar Bedang Kecamatan Binjai, Kabupaten Sintang mulai menggeliat pasca penyalaan listrik yang dilakukan PLN.

Penyalaan listrik ini dilakukan pada bulan Desember tahun 2020 lalu.

Tiga bulan menikmati listrik PLN, kini warga mulai merasakan berbagai manfaat terutama dalam upaya meningkatkan perekonomian keluarga.

Wabup Kapuas Hulu Datangi PLN Kalbar, Perjuangkan Operasional Listrik PLN 24 Jam di Jongkong

Sebelum menikmati listrik PLN, untuk keperluan penerangan di malam hari, warga menggunakan mesin genset.

"Itupun hanya bisa kami hidupkan dalam beberapa jam saja, karena biaya operasionalnya cukup tinggi. Setiap bulan kami harus mengeluarkan biaya antara 800 ribu hingga 1 juta rupiah, belum termasuk biaya pemeliharaan jika sewaktu-waktu mesin gensetnya rusak," ungkap Toni, Kepala Desa Ambar Bedang.

GM PLN Kalbar Ikuti Vaksinasi, Optimis Bantu Cegah Penularan Covid-19

Menurut Toni, warga desa yang sehari-harinya bekerja di kebun karet merasa listrik menjadi tumpuan harapan untuk dapat merubah kualitas hidup, anak-anak pun dapat belajar dengan tenang di malam hari.

Sementara itu, General Manager PLN Kalbar, Ari Dartomo mengungkapkan, untuk melistriki Desa Ampar Bedang, pihaknya telah melakukan pembangunan jaringan listrik tegangan menengah (JTM) sepanjang 3,02 kms.

Lalu jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 4,97 kms, dan gardu distribusi dengan total kapasitas sebesar 160 kVA.

Koperasi Jasa Mekar Karya Bersama PLN Kalbar Raih Predikat Koperasi Berprestasi

"Kami terus berupaya untuk melakukan pembangunan dan perluasan infrastruktur kelistrikan, agar semakin banyak warga yang tinggal di pelosok desa dapat segera menikmati listrik dari PLN, namun tentunya disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang dimiliki oleh perusahaan," ungkap Ari.

Ari berharap, dengan masuknya listrik akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kualitas hidup sumber daya manusia di desa tersebut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved