Kecelakaan Lift Singkawang

BREAKING NEWS - Lift di CV ARLI Singkawang Jatuh, 7 Orang Jadi Korban

Belakangan diketahui lift yang jatuh tersebut tengah ditumpangi tujuh orang pekerja bangunan yang berkerja di pusat perbelanjaan tersebut.

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rizki Kurnia
Penampakan Pusat perbelanjaan CV Arli Kota Singkawang dari arah jalan raya Alianyang, Singkawang Barat, Kota Singkawang. Kamis 25 Maret 2021. /Rizki Kurnia 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Sebuah Lift di pusat perbelanjaan CV Arli Kota Singkawang terjatuh pada Rabu 24 Maret 2021 kemarin.

Hingga menyebabkan sejumlah penumpang didalam lift tersebut menjadi korban dan harus dilarikan ke RSUD Abdul Aziz Kota Singkawang

Belakangan diketahui lift yang jatuh tersebut tengah ditumpangi tujuh orang pekerja bangunan yang berkerja di pusat perbelanjaan tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Singkawang Akbp Prasetiyo Adhi Wibowo membenarkan kejadian jatuhnya lift di CV Arli tersebut.

Baca juga: Uji Coba Pesawat Rute Singkawang-Pontianak Berhasil, Eddy Suratman: Akan Berdampak Diberbagai Sektor

Dia menerangkan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait kejadian ini. 

"Apakah kecelakan tersebut dikarenakan kelalaian atau ketidaklaiakan alat yang digunakan oleh para korban," terang Kapolres kepada wartawan, Kamis 25 Maret 2021. 

Selanjutnya, kata Kapolres, informasi akan dia sampaikan setelah menuggu hasil dari keterangan dari para saksi dan oleh TKP. 

Ke-tujuh penumpang lift yang mengalami kecelakaan tersebut, kemudian dilarikan ke RSUD Abdul Aziz Kota Singkawang.

Mengutitp dari Kompasiana.com jika berada di lift yang jatuh tersebut, tindakan yang seharusnya dilakukan.

Bersikaplah tenang jangan panik, walaupun sifat manusia susah untuk bertindak demikian namun sebenarnya kalau sering dilakukan simulasi, setidaknya ketenangan itu bisa dilakukan.

Tekan tombol lift secara berurutan ke angka terkecil dan tekan tombol alarm.

Jangan berdiri tegak atau jongkok atau duduk.

Jangan berpikiran atau mencoba untuk meloncat tepat pada saat lift menyentuh dasar dengan harapan menghindari cedera karena selain sulit sekali mengetahui kapan lift membentur dasar lantai juga bisa jadi kepala kita malah terbentur dengan atap lift.

Baca juga: Investasi Tumbuh Pesat di Singkawang, Asmadi Beberkan 4 Sektor Usaha Alami Pertumbuhan Signifikan

Ambil posisi membelakangi dinding lift,berjinjitlah, tekuk lutut sebagian seperti akan meloncat, tangan berpegangan pada besi(kalau ada) posisi ini termasuk mengurangi efek cedera pada tulang belakang. Apabila membawa tas yang cukup besar atau sebuah koper maka bisa dijadikan alasnya namun cara ini masih membuat cedera parah.

Cara yang paling baik adalah posisi badan terlentang, gunakan tangan sebagai pelindung kepala bagian belakang dan muka. Cara ini membuat berat tubuh menyebar keseluruh badan dengan demikian benturan diterima oleh seluruh tubuh, dan ini akan mengurangi cedera.

Baca juga: Kepala DPMTK Sebut Banyak Perusahaan di Singkawang Lalai Sampaikan LKPM

Apabila membawa tas gunakan tas sebagai bantal dan biarkan tangan berada di samping badan.

Memang sangat sulit kalau lift dalam keadaan penuh namun setidaknya kita menjadi tahu apa yang seharusnya dilakukan, sekali lagi ketenangan dalam menghadapi musibah atau bencana sangat membantu kita untuk meminimalisir dampaknya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved