Penggunaan GeNose di Kalbar, Berikut Paparan Ketua Komisi V DPRD Provinsi Kalbar

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Kalbar, Edy R Yacoub menilai jika penggunaan alat pendeteksi covid 19 buatan anak negeri yakni GeNose bisa saja digunakan

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Edy R Yacoub
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Kalimantan Barat Dr. Edy R Yacoub, M.Si. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Komisi V DPRD Provinsi Kalbar, Edy R Yacoub menilai jika penggunaan alat pendeteksi covid 19 buatan anak negeri yakni GeNose bisa saja digunakan di Kalbar.

Namun Edy menilai jika harus dikaji lebih jauh karena merupakan suatu alat baru.

"Itukan merupakan alat baru yang baru ingin diterapkan, kita belum tahu keunggulan dan kelemahannya. Tentang misalnya akan diterapkan dimana boleh-boleh saja. Dengan demikian bahwa kita tahu jika sudah diuji coba, jika baik kita lanjutkan, jika tidak kita hentikan," kata Edy, Rabu 24 Maret 2021.

"Artinya kita belum tahu pasti, secara medik, secara akademis atau faktor lainnya, kita tunggulah. Kita dewan jika ada sesuatu yang berpolemik di media atau sebagainya kita mencermati itu, jika perlu kita terjun ke lapangan melihat kondisi, kita akan lakukan itu," tambahnya.

Baca juga: Diskes Kalbar Umumkan Hasil Swab PCR di PLBN Entikong & PLBN Aruk, Ratusan PMI Negatif COVID

Seperti diketahui, GeNose merupakan inovasi alat screening Covid-19 yang diproduksi oleh Universitas Gajah Mada. 

Cara pendeteksiannya sederhana, hanya dengan meniup balon yang kemudian, udara dari dalam balon yang ditiup seseorang tadi dimasukkan ke alat pendeteksi. Alat ini selain akurat dalam mendeteksi, juga sangat cepat untuk mengetahui hasilnya. 

Hasil yang ditunjukkan oleh GeNose ini juga sangat baik dengan menunjukkan tingkat akurasi negatif yang tinggi hingga mencapai 97 persen.

Di luar negeri, juga terdapat alat sejenis GeNose. Misalnya Breathonix dari Singapura yang juga sudah digunakan dan melewati uji klinis di Dubai, UEA. Selain itu ada pula SpiroNose, produksi Belanda yang juga memakai pendeteksian lewat tiupan nafas. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved