Breaking News:

Kodim Singkawang Gelar Pembinaan Kerukunan Umat Beragama, Ajarkan Arti Toleransi 

Dandim 1202/Skw Letkol Inf Condro Edi Wibowo, melalui Kasdim 1202/Skw Mayor Inf Suharmoko menyampaikan, kegiatan ini bertujuan agar prajurit TNI, Kelu

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota Kodim 1202/Skw bersama Keluarga Besar TNI (KBT), Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda usai pembinaan kerukunan umat beragama. Selasa 23 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Dalam rangka mewujudkan sikap toleransi saling menghormati dan menghargai antar penganut agama, Kodim 1202/Skw menggelar pembinaan kerukunan umat beragama kepada Keluarga Besar TNI (KBT), Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda di Aula Makodim Jalan Alianyang Kel. Pasiran Kec. Singkawang Barat Kota Singkawang, pada Selasa 23 Maret 2021.

Dandim 1202/Skw Letkol Inf Condro Edi Wibowo, melalui Kasdim 1202/Skw Mayor Inf Suharmoko menyampaikan, kegiatan ini bertujuan agar prajurit TNI, Keluarga Besar TNI (KBT),

Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda benar- benar memahami tentang arti toleransi umat beragama di mana antar umat beragama dapat saling menerima, saling menghargai dan saling menghormati keyakinan masing-masing, saling tolong-menolong dan bekerjasama dengan perbedaan keyakinan agama yang ada, ucapnya.

Baca juga: Harga Cabai Merangkak Naik, Legislator Singkawang Harap Pemkot Lakukan Langkah Antisipasi

"Kita semua harus dan wajib menghormati hak asasi manusia terutama untuk kemerdekaan di dalam menganut Agama dan Kepercayaan telah dijamin oleh Pemerintah di dalam Undang-undang, untuk itu seluruh warga negara harus hidup berdampingan demi menjaga kerukunan antar umat beragama," terang Mayor Inf Suharmoko kepada dalam sambutannya, Selasa 23 Maret 2021.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Singkawang, Bahrudin mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Kodim 1202/Skw saat memberikan materi tentang Pembinaan Kerukan Umat Beragama tersebut.

"Sebab kerukunan umat beragama menjadi modal agar terjaganya kesatuan dan persatuan bangsa, dan terciptanya kondusifitas di Kota Singkawang," kata Bahrudin.

Dia berpendapat, tujuan sosialisasi dan silaturahmi yang digelar, agar setiap komponen warga masyarakat dapat menjaga dan memelihara kerukunan antar umat beragama dalam menciptakan dan meningkatkan jalinan tali silaturahmi yang terbungkus dalam kebhinekaan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved