Breaking News:

Pj Sekda Ketapang Buka Sosialisasi Pemuktahiran Data IDM, Targetkan 37 Desa Mandiri Hingga 2021

Selain itu IDM berguna untuk memotret langsung tingkat perkembangan kemandirian desa berdasarkan implementasi UU Desa dengan dukungan dana desa, serta

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kegiatan Sosialisasi Pemutahiran Data Indeks Desa Membangun (IDM) berbasis SDGs Desa Kabupaten Ketapang Tahun 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Suherman membuka kegiatan Sosialisasi Pemutahiran Data Indeks Desa Membangun (IDM) berbasis SDGs Desa Kabupaten Ketapang Tahun 2021, Jum'at 19 Maret 2021.

Sesuai rilis yang diterima Tribun, Selasa 23 Maret 2021, Pj Sekda dalam sambutannya menyampaikan bahwa IDM merupakan indeks komposit yang dibentuk berdasarkan tiga indeks, yakni indeks ketahanan sosial, indeks ketahanan ekonomi dan indeks ketahanan ekologi atau lingkungan.

Menurutnya, perangkat indikator yang dikembangkan dalam IDM berdasarkan konsepsi untuk menuju Desa maju dan mandiri perlu kerangka kerja pembangunan berkelanjutan.

"Aspek sosial, ekonomi, dan ekologi menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi serta kemampuan Desa untuk mensejahterakan kehidupan Desa," kata Suherman.

Selain itu IDM berguna untuk memotret langsung tingkat perkembangan kemandirian desa berdasarkan implementasi UU Desa dengan dukungan dana desa, serta pendampingan Desa yang terstruktur.

Baca juga: Satlantas Polres Ketapang Masih Terkendala Kelengkapan Alat Terapkan E-Tilang

Mengingat pentingnya status perkembangn Desa, Suherman meminta kepada para kepala Desa dan tim tenaga pendamping profesional untuk benar -benar bisa memastikan kevalidan data yang diinput pada kuesioner IDM, sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara fakta di lapangan.

"Kondisi saat ini, status perkembangan desa-desa di Ketapang yaitu ada 30 desa kategori mandiri, 33 desa kategori maju, 118 desa kategori berkembang, 68 desa kategori tertinggal dan 4 desa kategori sangat tertinggal," jelasnya.

Lebih lanjut, Suherman menyebut bahwa IDM mengarahkan pada ketepatan intervensi dalam kebijakan dengan korelasi intervensi pembangunan yang tepat dari pemerintah sesuai partisipasi dan berkorelasi dengan karakteristik wilayah Desa yakni tipologi dan modal sosial.

Berdasarkan keputusan Bupati Ketapang nomor 462/dispmpd b/2019 telah ditetapkan target sasaran desa mandiri sampai dengan tahun 2021 yaitu sebanyak 37 desa.

"Harapan kita target ini bisa dicapai di tahun 2021. Dan tentunya sesuai dengan tingkat perkembangan yang ada di desa khususnya bagi desa - desa yang menjadi sasaran desa mandiri," harapnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved