Breaking News:

Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Hadiri Misa Perdana Dua Imam Diosesan di Stasi Pagung Nahaya

Misa syukur sekaligus misa perdana dua imam diosesan Keuskupan Agung Pontianak (KAP) yang berlangsung di Desa Pagung Nahaya dihadiri 11 Imam.

IST/Komsos KAP
SAMBUTAN - Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus memberikan kata sambutan saat misa perdana RD Fransiskus Peran di tempat kelahirannya di Stasi Pagung Nahaya, Kabupaten Landak. 

Citizen Reporter

Oleh: Samuel | Komisi Komsos Keuskupan Agung Pontianak (KAP)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, NGABANG - Injil hari itu mengingatkan umat untuk hidup bahagia dengan hidup harus berusaha. "Pendidikan paling baik berawal dari keluarga," kata RD Victorius Reno dalam homilinya di Misa Perdana Stasi Pagung Nahaya, Kabupaten Landak di kampung kelahiran RD Fransiskus Peran.

Misa syukur sekaligus misa perdana dua imam diosesan Keuskupan Agung Pontianak (KAP) yang berlangsung di Desa Pagung Nahaya dihadiri 11 Imam dan dihadiri langsung juga oleh Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus. Acara dimulai pukul 09.00 WIB, Rabu pagi, 17 Maret 2021 yang dibuka dengan tarian penyambutan.

Setiap imam yang hadir diselempangkan kain kuning yang bertulisan dua imam Diosesan Keuskupan Agung Pontianak yakni RD Fransiskus Peran dan RD Victorius Reno. Pemberian selempang juga diberikan untuk Uskup Agung Pontianak, Pastor Paroki Salib Suci Ngabang dan 10 imam lainnya.

RD Fransiskus Peran mengaku terharu dengan kehadiran Mgr Agustinus Agus yang merupakan Uskup Agung Pontianak bersedia datang ke kampung kelahirannya. “Ini adalah kedatangan uskup pertama kalinya di Pagung Nahaya,” tutur RD Peran dalam sambutannya.

Dalam homilinya RD Victorius Reno mengatakan bahwa Yesus adalah teladan yang taat serta sosok suci yang rendah hati. “Buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya, begitu juga dengan Pastor Peran yang ternyata sejak dulu ayahnya bercita-cita ingin menjadi seorang imam namun tak kesampaian. Tapi sekarang kita menyaksikan semangat yang diwariskan oleh sang ayah sehingga bisa menjadi seorang imam,” katanya.

SAMBUTAN - RD Victorius Reno menyampaikan homilinya di Misa Perdana RD FRansiskus Peran di Stasi Pagung Nahaya, Kabupaten Landak yang merupakan kampung kelahiran RD Fransiskus Peran.
SAMBUTAN - RD Victorius Reno menyampaikan homilinya di Misa Perdana RD FRansiskus Peran di Stasi Pagung Nahaya, Kabupaten Landak yang merupakan kampung kelahiran RD Fransiskus Peran. (IST/Komsos KAP)

Ketua panitia, Faskalis Alamin mengatakan bahwa kegiatan ini sudah disiapkan sedari satu bulan sebelumnya dengan dasar bahwa Pastor Peran berkewajiban misa di kampung kelahirannya. Kedua, umat kampung bangga dan sekalian bersyukur kepada Allah atas rahmat Tahbisan imamat RD Peran dan RD Reno.

Kemudian ia juga menambahkan misa ini merupakan sebuah kegiatan yang harapannya menggugah iman umat dan semoga dengan kehadiran misa perdana ini bisa memotivasi orang muda di Pagung Nahaya untuk menjawab panggilan menjadi kaum religius.

Sebagai seorang ayah dan sekaligus ketua umat, Sodiram mengaku bangga dengan prestasi RD Peran karena berhasil menyelesaikan studi untuk siap melayani di panggilan imamatnya. Sebagai seorang ayah, Sodiram mendoakan selalu anaknya menjadi pelayan yang setia baik mulai dari ia ditahbiskan sampai akhir hayatnya. “Sekali pastor, tetap pastor sampai akhir,” ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Stefanus Akim
Editor: Stefanus Akim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved