Breaking News:

Reses di Tebas Kuala, Tony: Masyarakat Minta Peningkatan Jalan Hingga Perjuangkan Nasib Honorer

Kepala Desa Tebas Kuala, Hemi Susanto mengajukan permohonan bantuan peningkatan jalan-jalan desa.

Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Tony Kurniadi saat menerima sejumlah aspirasi dari masyarakat di Desa Tebas Kuala Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Tony Kurniadi mengungkapkan jika dirinya menerima sejumlah aspirasi dari masyarakat di Desa Tebas Kuala Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas.

Hal ini dikatakan Tony Kurniadi yang juga Wakil Ketua Komisi V dan Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Kalbar ini, Jumat 19 Maret 2021.

Diterangkan Tony, aspirasi-aspirasi tersebut masuk dari masyarakat saat masa reses anggota DPRD Provinsi Kalbar baru-baru ini.

Baca juga: Kades di Sambas Usulkan Rehab Kantor Desa Saat Reses Anggota DPRD Provinsi

Pada kegiatan yang berjalan dengan lancar dan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah maupun ulama tersebut dihadiri Harni Indriani, SP Anggota DPRD Kabupaten Sambas dari Fraksi Partai Amanat Nasional, tokoh agama, tokoh masyarakat, masyarakat di Desa Tebas Kuala Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas.

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Tony Kurniadi saat menerima sejumlah aspirasi dari masyarakat di Desa Tebas Kuala Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas.
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Tony Kurniadi saat menerima sejumlah aspirasi dari masyarakat di Desa Tebas Kuala Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas.

Kepala Desa Tebas Kuala, Hemi Susanto mengajukan permohonan bantuan peningkatan jalan-jalan desa.

"Kita berharap dengan adanya kegiatan reses ini, apa-apa yang menjadi keluhan atau aspirasi dari masyarakatnya dapat di perjuangkan ke Pemerintah Provinsi dan dapat terealisasi," pinta Kades.

Sementara itu, masyarakat lainnya Suryadi yang meminta bantuan mesin combaine, mesin penggilingan padi, dan pembangunan lapangan voli ataupun gor bulutangkis.

Masyarakat lainnya, Beni Faisal minta di perjuangkan nasib tenaga kerja honorer yang bekerja di citrus center dari tahun 2005 sebanyak 7 orang, agar diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan sekarang jumlah tenaga honorer berjumlah 11 orang.

Selanjutnya dari Kepala Dusun Jamhari yang sekaligus menutup sesi dialog ini meminta agar diadakannya pelatihan menjahit, yang dimana didalam pelatihan tersebut benar-benar melatih peserta sampai mahir dalam menjahit dan juga meminta bantuan mesin dan peralatan menjahit

Jamhari juga menyampaikan agar insentif Ketua RT mohon kiranya bisa diperjuangkan agar bisa dinaikkan nilai insentifnya.

Menanggapi itu, Tony Kurniadi pun mengatakan ia akan berusaha dan terus memperjuangkan aspirasi yang masuk.

Tentunya, lanjut legislator dapil Sambas ini ialah sesuai dengan fungsi dan tugas DPRD yakni legislasi, budgeting dan pengawasan.

"Kita akan berusaha untuk mengikhtiarkan aspirasi yang masuk kepada kita melalui pemangku kepentingan," katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved