Merasa Susah Berkoordinasi, Gubernur Kalbar Minta Kepala KKP Pontianak Diganti

Hal itu disampaikannya pada rapat kordinasi bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional, Doni Monardo saat berkunjung ke Kalbar berlang

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Kalbar, Sutarmidji. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji meminta Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pontianak diganti karena susah dalam berkordinasi. 

Hal itu disampaikannya pada rapat kordinasi bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional, Doni Monardo saat berkunjung ke Kalbar berlangsung di Balai Petitih Kantor Gubernur kemarin. 

Gubernur Sutarmidji mengatakan terkait masalah perbatasan kewenangan ada pada Kementrian Dalam Negeri. Diakuinya tanggung jawab tersebut tidak jelas belum lagi dari KKP yang susah berkordinasi. 

Baca juga: Tegas Dalam Tangani Gubernur Sutarmidji Minta Maaf pada Wali kota dan Bupati Se-Kalbar 

“Menurut saya tidak jelas tanggung jawab siapa, belum lagi dari Perwakilan  KKP di Kalbar. Kalau bisa ganti saja karena susah berkordinasi, karena bandara tidak ada petugas dan itu dikeluhkan oleh masyarakat,” ujarnya, Kamis 18 Maret 2021.

Ia mengatakan sejauh ini untuk penanganan di perbatasan sudah dilakukan dengan serius namun masih susah pada kordinasi. 

“Saya yakin kalau ototritas diberikan penuh kepada kita bisa  lebih maksimal penanganan di  perbatasan. Karen untuk swab test kita masih mampu,” pungkasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved