Didemo Atas Kasus Jumardi Si Penjual Burung Bayan, Wakajati : Ini Jadi Bahan Perimbangan

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Juniman Hutagaol yang menerima para peserta aksi menjelaskan penanganan kasus terhadap Jumardi masih dalam Tahap

Penulis: Ferryanto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Juniman Hutagaol yang menerima para peserta aksi bebaskan Jumardi, Kamis 18 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Puluhan orang dari berbagai elemen masyarakat mendatangi Polda Kalbar dan Kejaksaan Tinggi Kalbar menuntut Jumardi, warga Kabupaten Sambas yang di tangkap karena menjual burung bayan dilindungi dibebaskan tanpa syarat, kamis 18 Maret 2021.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Juniman Hutagaol yang menerima para peserta aksi menjelaskan penanganan kasus terhadap Jumardi masih dalam Tahap Penyidikan.

"Betul, berkas perkara sudah kita terima, dan ini masih dalam proses penelitian, tapi percayalah, apa yang bapak ibu sampaikan tentu akan menjadi bahan bagi kami dalam mengambil sikap terhadap perkara tersebut," ujarnya.

Baca juga: Gakkum LHK Wilayah Kalimantan Nilai Jumardi Sengaja Jual Burung Bayan yang Dilindungi

Terkait permohonan peserta aksi agar Kejaksaan Tinggi mengambil sikap Diskresi dengan mengupayakan Keadilan Restoratif (Restoratif Justice/ RJ)  dikatakan Juniman hal tersebut bisa saja dilakukan.

Namun, hal tersebut dilakukan bila antara kedua belah pihak sudah bersepakat dan berdamai.

"Silahkan, kiranya ada upaya berdamai dengan pihak yang berkepentingan, ini akan kami jadikan bahan pertimbangan untuk mengajukan RJ, tetapi bila syarat itu tidak dipenuhi, maka kami salah juga, dan kami tidak mungkin melakukan sesuatu di luar yang sudah ditentukan,"terangnya.

"Tapi percayalah, kami sebagai aparat penegak hukum akan mempertimbangkan semuanya dalam mengambil sikap," jelasnya. (*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved