Ratusan Aparatur Sipil Pemprov Kalbar Terima Suntikan Vaksin Sinovac

Vaksinasi dijajaran ASN Pemprov Kalbar dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat yang diberikan untuk para ASN yang masuk dalam pela

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Provinsi Kalimantan Barat melakukan vaksinasi tahap kedua, suntikan pertama yang berlangsung di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Selasa 16 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Provinsi Kalimantan Barat melakukan vaksinasi tahap kedua, suntikan pertama yang berlangsung di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Selasa 16 Maret 2021.

Vaksinasi dijajaran ASN Pemprov Kalbar dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat yang diberikan untuk para ASN yang masuk dalam pelayanan publik. 

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Propinsi Kalbar Feery mengatakan bahwa lebih 435 orang ASN di alokasikan untuk mendapat program vaksinasi covid 19. 

Baca juga: Rudiansah Sebut Penghentian Pembelajaran Tatap Muka untuk Kesehatan Dunia Pendidikan

Sementara untuk lansia dikatakan Feery,  Dinkes Kalbar menyerahkan langsung kepada Pemkot Pontianak dengan menunjuk puskesmas setempat untuk melaksanakan vaksinasi.

“Kegiatan ini dilaksanakan bertahap menyasar ASN di seluruh OPD dan Biro di Lingkungan Pemprop Kalbar,”ujarnya. 

Dikatakannya sesuai standar dari Kemenkes untuk pemberian vaksinasi disediakan  4 meja  skrining. 

“Meja skrining yang kita siapkan ada rmpat mulai dari meja 1 untuk pendaftaran, Meja 2 skrining, Meja 3 vaksinasi  dan Meja 4 untuk observasi,” ujarnya.

Usai di vaksin penerima di minta untuk istirahat sejenak di Ruang Saji sekitar 30 menit guna mengetahui efek yg timbul setelah dilakukan vaksinasi. Setelah itu, penerima akan diberikan Sertifikat Vaksin Covid 19. 

Satu dintara ASN Pemprop Kalbar,  Dewi usai di vaksin mengakui,  hanya sedikit merasakan pegal pada area bekas suntikan yang memang biasa dirasakan usai disuntik. 

"Cuma pegal aja di bagian bekas suntikan, itu aja.  Biasalah suntikan apapun begitu," jelasnya. 

Oleh karena itu, disarankan bagi ASN yg belum di vaksin untuk memperkuat kondisi tubuh dengan sarapan terlebih dahulu untuk meminimalisir efek yang akan timbul. 

Selama 14 hari,  penerima akan kembali melaksanakan vaksinasi kedua yang akan dijadwalkan setelahnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved