Ekspresi Legislator DPRD Sintang Takut Jarum Suntik, Santosa Rela Jadi Sandaran Koleganya
Tubuh Billy, dipeluk oleh Santosa, Kepalanya didekap, untuk menenangkan rasa takut dibenak sahabatnya tersebut.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, mulai menjalani vaksinasi Covid-19, Selasa 16 Maret 2021.
Vaksinasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, digelar di ruang paripurna gedung DPRD Kabupaten Sintang.
Ada momen menarik saat para legislator disuntik vaksin. Yaitu, ekspresi legilator Partai Gerindra, Billy Welsan yang terekam kamera tampak ketakutan saat jarum suntik menusuk lengan kirinya.
Dalam kiriman foto yang diterima Tribun Pontianak, Billy tampak ketakutan.
Baca juga: Jalani Vaksinasi, Sebastianus Darwis Nilai Semua Warga Negara Wajib Divaksin Cegah Wabah Covid
Ekspresi wajahnya tampak seperti orang menangis.
Disamping Billy, ada Santosa, yang tulus mendekap koleganya tersebut.
Tubuh Billy, dipeluk oleh Santosa, Kepalanya didekap, untuk menenangkan rasa takut dibenak sahabatnya tersebut.
"Takut jarum dia. Kalau tak ada saya, tak mau dia divaksin," kata Santosa, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, kepada Tribun Pontianak.
Rupanya, selain Billy Welsan, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sintang lainnya juga takut dengan jarum suntik. "Cuma, ada beberapa dari anggota DPRD yang tadinya takut akan suntikan, tetapi kita bantu menenangkan, karena memang kondisi mereka semuanya sehat," ujar Santosa kepada Tribun.
Menurut Santosa belum semuanya wakil rakyat yang ada di DPRD Sintang, divaksin. Sebab, sebagian besar masih ada kegiatan di luar daerah.
Santosa merasa, hingga saat ini belum merasakan efek vaksinasi.
"Setelah divaksin ada 15 menit waktu observasi, sampai saat ini belum ada terasa efek sampingnya. Mudah-mudahan vaksin ini berguna bagi kami meningkatkan imun di tubuh kami, sehingga melindungi kami dari terpaparnya corona," harapnya.
Billy Wellsan, dikonfirmasi Tribun Pontianak, memang mengaku takut dengan jarum suntik. Alasannya, takut sakit.
Semula, Billy mengaku menolak divaksin. Dia berniat pulang. Namun ditahan oleh koleganya.
"Aku tu ketawa difoto. Sengaja Santo gitu kan aku lagi, hahaha. Kayak nampak benar aku takut disuntik, hahaha. Mau kabur tak bisa di tahan mereka. Kena tarek di paksa suruh vaksin," ungkap Billy. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/legislator-dewan-perwakilan-rakyat-daerah-163.jpg)