Breaking News:

Krisantus Kurniawan Sebut Tahun 2021 Akan Dibangun 721 BTS Se-Kalbar

Krisantus mengatakan teknologi informasi komunikasi memang merupakan urat nadi kehidupan yang perlu dimanfaatkan dengan bijak dan sebaik-baiknya, terk

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ AGUS PUJIANTO
Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Kalbar, Krisantus Kurniawan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Tahun 2021 akan dibangun 721 site BTS di Provinsi Kalimantan Barat, Anggota DPR-RI Komisi I, Krisantus Kurniawan sebut sebagai langkah awal memudahkan komunikasi, edukasi dan bisnis di Kalbar.

Hal itu disampaikannya saat menjadi satu diantara pemateri dalam seminar Merajut Nusantara yang bertemakan " Pemanfaatan TIK Oleh Masyarakat Sebagai Media Edukasi dan Bisnis" yang digelar secara virtual, Senin 15 Maret 2021.

Kegiatan yang  diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika tersebut diikuti sebanyak 200 peserta dan akan diselenggarakan dalam 5 sesi.

Baca juga: Polres Sekadau Gelar Pelatihan Fungsi Teknis Binmas dan Sabhara, Ini Materi Yang Disampaikan

Krisantus mengatakan teknologi informasi komunikasi memang merupakan urat nadi kehidupan yang perlu dimanfaatkan dengan bijak dan sebaik-baiknya, terkhusus di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Dimana segala jenis aktivitas masyarakat banyak terhambat dan beralih ke pemanfaatan teknologi.

Namun sayang, besarnya manfaat  teknologi tersebut masih belum dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat. Terkhusus untuk di Provinsi Kalimantan Barat yang masih banyak terdapat blank spot.

Sehingga dengan akan dibangunnya 721 site Base Transceiver Station (BTS) di tahun anggaran 2021, se-provinsi Kalbar diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan teknologi di Kalimantan Barat.

"Khusus di Kalbar masih banyak blank spot, maka dari itu Pemerintah, bersama DPR dan Kominfo berupaya agar di Kalbar pada tahun anggaran 2021 akan didirikan BTS sebanyak 721 titik se- Kalbar," ujarnya.

"Yang penting jangkauan sinyalnya, agar kita mendapatkan akses internet yang cukup. Kita doakan bersama agar program pembangunan ini berjalan lancar dan maksimal," ujar Krisantus.

Krisantus menjelaskan, dengan jaringan internet yang lancar, tentu memiliki banyak manfaat positif bagi masyarakat diantaranya, memudahkan komunikasi, perdagangan secara elektronik dan digital, mempersingkat waktu, memperluas jangkauan ( jarak antar provinsi, kabupaten semakin dekat dengan komunikasi yang mudah).

Selain itu, jaringan internet yang bagus juga akan membantu proses komunikasi di bidang pemerintahan, hingga membantu proses pembelajaran agar semakin mudah.

"Contoh saja, jika jaringan internet lancar, transaksi perbankan dapat dilakukan dengan mudah melalui SMS banking, di dalam hutan pun kita bisa kirim uang. Tidak seperti jaman dahulu yang mengirim uang harus menunggu berhari-hari hingga berbulan-bulan," tandasnya.

Ia pun berharap masyarakat khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Barat, nantinya dapat memanfaatkan akses teknologi informasi dan komunikasi dengan sebaik mungkin untuk kemajuan bersama. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved