Breaking News:

DPRD Sanggau Gelar Rapat Paripurna, Bentuk Pansus Raperda Kabupaten Sanggau

DPRD Sanggau menggelar rapat paripurna ke-2 masa persidangan ke-2 tahun sidang 2021 dalam rangka pembentukan Pansus Raperda Kabupaten Sanggau tahun 20

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua DPRD Sanggau, Jumadi (Tengah) dan Wakil Ketua DPRD Sanggau, Timotius Yance (Kiri) dan Wakil Ketua DPRD Sanggau, Acam 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - DPRD Sanggau menggelar rapat paripurna ke-2 masa persidangan ke-2 tahun sidang 2021 dalam rangka pembentukan Pansus Raperda Kabupaten Sanggau tahun 2021 di Aula Kantor DPRD Sanggau, Senin 15 Maret 2021.

"Ada delapan Pansus, yang pertama adalah Raperda tentang pembentukan Desa Menyongka Elok, Kecamatan Jangkang. Kedua Raperda Pembentukan Desa Darok, Kecamatan Bonti. Ketiga Raperda tentang pembentukan Desa Tanak, Kecamatan Kembayan," kata Ketua DPRD Sanggau, Jumadi, Senin 15 Maret 2021.

Kemudian, Keempat Raperda tentang pembentukan Desa Tapang Sebeluh, Kecamatan Sekayam. Kelima Raperda tentang pembentukan Desa Sei Kenaik, Kecamatan Tayan Hilir.

Baca juga: Dishub Sanggau Ingatkan Pemilik Angkutan Gunakan Jaring Pengaman Saat Bawa Tandan Sawit

Keenam Raperda tentang perubahan peraturan daerah nomor 2 tahun 2019 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah tahun 2019-2024.

"Ketujuh, Raperda tentang pembentukan Desa Seguna, Kecamatan Mukok, dan kedelapan Raperda tentang perubahan kedua atas peraturan daerah nomor 6 tahun 2010 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan,"ujarnya.

Delapan Pansus ini, lanjut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sanggau itu, target kita membahas hampir dua bulan. Artinya satu Pansus membahas dua Raperda, Pansus ini terdiri dari Pansus satu sampai empat.

"Pansus satu diketuai oleh Yeremias Marsilinus, Pansus dua diketuai oleh Hendrykus Bambang, Pansus tiga diketuai oleh Yulius Tehau, dan Pansus empat diketuai Susana Herpena. Jadi satu Pansus membahas dua Raperda,"ujarnya.

Pansus inipun, lanjut Jumadi, sudah mulai berkerja dan turun langsung ke Kecamatan dan desa yang akan menjadi pemekaran.

"Jadi melihat kesiapan desa tersebut,"jelasnya.

Jumadi menambahkan, berdasarkan jadwal Banmus yang disusun maka akan selesai dua bulan pembahasannya. Pansus ini dibentuk, kata Jumadi, sangat penting karena wilayah Kabupaten Sanggau ini sangat luas.

"Bahkan banyak desa-desa yang mengajukan pemekaran yang belum diakomodir. Ini bertahap dan berjalan setiap tahun, tahun 2021 ini kita bahas enam Desa," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved