Breaking News:

Potensi Sektor Pariwisata, UMKM Menjadi Salah Satu Pemacu Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bengkayang

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menegaskan, bahwa salah satu Visi dan Misi Pemerintahannya adalah Pengembangan Pariwisata dalam Upaya Meningkatka

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Objek Wisata Riam Jugan di Desa Lembang, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Minggu 14 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Berpotensi sebagai Peningkatan Perekonomian Kabupaten Bengkayang, Bupati Bengkayang siap mengembangkan sektor pariwisata dalam meningkatkan perekonomian, Minggu 14 Maret 2021.

Di Kabupaten Bengkayang, memiliki potensi objek wisata, saat ini saja sudah tercatat 156 Obyek Wisata Riam dan sekitar 48 lokasi Riam yang memiliki akses baik menuju lokasi wisata riam (air terjun).

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menegaskan, bahwa salah satu Visi dan Misi Pemerintahannya adalah Pengembangan Pariwisata dalam Upaya Meningkatkan Perekonomian Masyarakat.

“Potensi Pariwisata di Bengkayang sungguh baik dan banyak, terutama Riam atau ait terjun, oleh karena itu untuk memajukan sektor Pariwisata harus ada sinergitas antar OPD dalam pengembangan pariwisata, bagaimana akses infrastruktur jalan oleh PUPR, disiapkan Kulinernya sebagai pemberdayaan UMKM dan sekaligus tenaga kerja sektor pariwisatanya," ujarnya.

Baca juga: Pariwisata dan UMKM Pemantik Pertumbuhan Perekonomian Kabupaten Bengkayang

Ia berharap, bahwa sentra pariwisata yang sudah tersusun mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus dapat mendongkrak PAD Kabupaten Bengkayang selain dari pariwisata juga dari Kulinernya.

"Kita harus bergerak cepat, mempromosikan dan mengelola kekayaan Pariwisata kita, sebab potensi yang kita miliki tidak ada didaerah lain," imbaunya.

Untuk meningkatkan sektor pariwisata agar lebih terkenal dan banyak dikunjungi oleh masyarakat maupun wisatawan, pihaknya akan membangun salah satu kerjasama kepada Asosiasi Pariwisata dan Pengusaha Hotel Indonesia ( PHRI ) sebagai upaya dalam menyediakan paket-paket wisata dan buah tangan produk UMKM.

"Kita pastikan sektor Pariwisata ini juga akan menjadi BUMD yang kedepannya akan mengelola kawasan-kawasan Industri Wisata seperti Lokasi Pasar Lembang akan dimaksimalkan dalam penyediaan penginapan, pusat kuliner dan jajanan atau oleh-oleh Produk UMKM dan Kerajinan dari Dekranasda," pungkasnya. (*)

Penulis: Jovi Lasta
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved