Breaking News:

Arief Rinaldi Pimpin AMPI Kalbar, Pengamat Nilai Bentuk Kelompok Masa Depan

Arief pun mengungkapkan komitmen untuk merangkul generasi millenial untuk terjun ke dunia politik dan membantu masyarakat.

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Arief Rinaldi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Arief Rinaldi terpilih menjadi Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) yang merupakan satu diantara ormas Partai Golkar.

Anggota DPRD Provinsi Kalbar tersebut memimpin AMPI Kalbar untuk periode 2021-2026 setelah terpilih secara aklamasi pada Musda AMPI Kalbar ke-VIII di Gedung Zamrud, Jalan Ahmad Yani Pontianak belum lama ini.

Arief pun mengungkapkan komitmen untuk merangkul generasi millenial untuk terjun ke dunia politik dan membantu masyarakat.

Terutama dimasa pandemi covid 19 dan di era revolusi industri 4.0.

"Insya Allah AMPI siap mendukung terus upaya dalam menyatukan dan terus mengedepankan program-program dan karya nyata, dan tetap mengedepankan ide dan gagasan," kata Arief.

Baca juga: Arief Rinaldi Ungkap Sikap Fraksi Golkar Terhadap RPJMD Perubahan Gubernur

Pengamat Politik Kalbar, Ireng Maulana, MA menyambut baik generasi muda yang terjun ke dunia politik.

"Di Kalimantan Barat, kita berharap anak-anak muda yang memutuskan memilih jalan masuk ke dalam perpolitikan dapat berdiaspora di banyak partai politik sembari mengabdikan diri mereka di lapangan pekerjaan lainnya  yang selama ini mereka tekuni," kata Ireng, Minggu 14 Maret 2021.

Menurutnya, sebaran anak muda nantinya akan memastikan percampuran antara politisi muda dengan politisi lama dimulai dengan jumlah yang lebih kecil dari, sama dengan, dan akhirnya akan menjadi lebih besar pada.

Dengan jumlah yang lebih kecil dari adalah tahap belajar, mengidentifikasi, mengenali semua yang penting untuk diketahui, aktif turut serta, akan lebih banyak mengikuti dan sesekali memperkenalkan gagasan.

Ketika jumlah politisi muda sudah sama besarnya dengan politisi lama, maka inilah tipping point yang memerlukan keberanian, atau mungkin juga membutuhkan sedikit kenekatan untuk membenturkan gagasan baru dengan gagasan lama.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved