Breaking News:

Lamban Realisasikan Anggaran, Gubernur Sutarmidji Ancam Pecat Tiga Kepala Dinas

Masih ada rasa takut, sehingga program kerja tidak berjalan. Harusnya bekerja sesuai aturan saja dan jangan takut serta harus inovatif.

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Gubernur Sutarmidji saat memberi sambutan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ada bepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih bekerja lamban dalam merealisasikan anggaran mendapat sorotan Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji.

Bahkan, H Sutarmidji mengancam akan menonaktifkan kepala dinas (kadis) yang dianggap tidak mampu melaksanakan tugas dengan baik.

Setidaknya ada tiga kepala dinas yang mendapat sorotan yaitu PUPR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Perumahan dan Permukiman Rakyat.

Menurut Sutarmidji program-program yang sudah disusun harusnya segera dilaksanakan agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari pembangunan tersebut.

Baca juga: 3 Kepala Dinas Terancam Dinonaktifkan Siapa Mereka? Gubernur Kalbar Sutarmidji Deadline 2 Minggu

Ia memberi tenggat waktu dua sampai tiga pekan ke depan agar kepala dinas segera merealisasikan program-program kerja yang terlambat.

“Saya beri waktu mereka sekitar dua minggu, kalau dua minggu tidak ada progres realisasi program kerjanya pasti saya nonaktifkan," ucap Sutarmidji saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat 12 Maret 2021.

Midji mengatakan, program-program itu seharusnya bisa direalisasikan karena mereka juga yang merencanakannya.

"Artinya kepala dinasnya tidak mampu mengawasi stafnya dalam melakukan pekerjaan," tegas Sutarmidji.

Ia kembali menegaskan, apabila eksekusinya lama berarti kepala dinas tersebut dianggap tidak mampu mengawasi stafnya.

"Mengapa mereka tidak mampu, yang menganggarkan mereka, yang menghitung mereka dan yang mengeksekusi mereka. Kalau eksekusi lama berarti kepala dinas tidak mampu mengontrol staf," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved