Kades Nek Ginap Realisasikan Pembangunan Rumah Adat Dayak
Selain menjadi potensi perekonomian berbasis kearifan lokal, pembangunan ini juga kemungkinan menjadi pasar juga. Untuk menjadi pusat industri itu tid
Penulis: Zulfikri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Pemerintah Desa Nek Ginap akan mendorong perekonomian berbasis kearifan lokal, Kepala Desa Nek Ginap, Marukis menyebut fakos yang terjadi kurangnya sumber daya manusia serta bidang lainnya, Jumat 12 Maret 2021.
Kepala Desa Nek Ginap Marukis mengatakan, bahwa merealisasikan pembangunan rumah adat karena rumah adat ini menjadi potensi perekonomian berbasis kearifan lokal.
"Kenapa kami terpanggil, mengajak kepada pembangunan rumah adat jadi kami melihat potensi itu yang lain di tempat ini," tutur Marukis.
Baca juga: Pemkab Bengkayang Masih Tunggu Pendistribusian Vaksin COVID untuk Lansia
Selain menjadi potensi perekonomian berbasis kearifan lokal, pembangunan ini juga kemungkinan menjadi pasar juga. Untuk menjadi pusat industri itu tidak mungkin, jadi hadirnya rumah adat ini sebagai pusat budaya.
"Kalau kita lihat penduduk disini, mayoritas penduduknya dayak. Jadi dayak itu 100% ini disini," ungkapnya.
Pihaknya berencana untuk mendirikan Rumah adat dayak. Pembangunan rumah adat sendiri terencana pada tahun 2021 yang mana pada hari ini sudah dikerjakan dan tempat lokasinya sedang dilakukan penggusuran tanah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kepala-desa-nek-ginap-marukis-jumat-12-maret-2021.jpg)