Breaking News:

Kenali Pencegahan Osteoporosis Sejak Dini !

Osteoporosis dapat terjadi pada laki-laki dan perempuan tanpa memandang ras, namun lebih banyak dialami oleh perempuan ras kulit putih dan ras Asia se

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
dr Andrew Sutheno. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Osteoporosis atau yang biasa kita kenal dengan “pengapuran tulang” atau “tulang keropos” merupakan kondisi yang ditandai dengan penurunan kepadatan mineral tulang sehingga menyebabkan peningkatan risiko patah tulang.

Osteoporosis dapat terjadi pada laki-laki dan perempuan tanpa memandang ras, namun lebih banyak dialami oleh perempuan ras kulit putih dan ras Asia setelah menopause.

Penurunan kadar hormon estrogen pada perempuan menopause merupakan faktor risiko utama terjadinya osteoporosis.

Beberapa faktor risiko osteoporosis lainnya, yaitu riwayat patah tulang sebelumya, riwayat osteoporosis pada keluarga, riwayat menopause dini sebelum usia 45 tahun, indeks massa tubuh rendah (< 20 kg/m2), merokok, dan konsumsi alkohol.

Selain itu, beberapa obat tertentu seperti steroid, anti depresan, anti kejang juga diketahui meningkatkan kejadian osteoporosis.

Osteoporosis dapat tidak menunjukkan gejala pada saat awal terjadi.

Osteoporosis ini biasanya baru terdeteksi setelah terjadi patah tulang karena trauma yang ringan.

Osteroporosis dapat mengenai semua tulang, namun paling sering terjadi pada tulang belakang, pinggul, dan pergelangan tangan.

Untuk mencegah osteoporosis, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, antara lain:

1. Konsumsi kalsium

Halaman
1234
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved