Breaking News:

Polisi Ungkap Prostitusi Online, Gadis 16 Tahun ‘Lelang’ Keperawanan Rp 5 Juta ke Pria Hidung Belang

Jangan sampai anak dibawah umur di rusak masa depannya dengan iming iming uang, yang dilakukan pihak pihak tertentu demi meraup keuntungan semata

Editor: Jamadin
NET/ISTIMEWA
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Seorang gadis yang masih berusia remaja yang diduga sebagai pelaku prostitusi online, DL (16) mengaku menjual keperawanannya kepada pria hidung belang seharga Rp 5 juta.

Peristiwa itu terungkap ketika Polisi menangkap 15 muda-mudi di Kota Makassar terkait prostitusi online.

Pengakuan itu membuat keprihatinan publik, termasuk di antaranya anggota Komisi III DPR Andi Rio Idris Padjalangi .

Andi Rio Idris Padjalangi meminta pihak Kepolisian Sulawesi Selatan untuk mengungkap jaringan prostitusi online yang saat ini marak melibatkan anak di bawah umur untuk dijual kepada pria hidung belang.

"Jangan sampai anak dibawah umur di rusak masa depannya dengan iming iming uang, yang dilakukan pihak pihak tertentu demi meraup keuntungan semata. Saya meyakini masih banyak korban anak dibawah umur yang belum terungkap dan menjadi korban dalam porstitusi online ini di Sulawesi Selatan," kata Andi Rio kepada wartawan, Rabu 10 Maret 2021.

Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, bahwa maraknya porstitusi online di bawah umur juga disebabkan oleh dampak negatif dari media sosial dan media telekomunikasi yang semakin marak diberikan orang tua terhadap anak dan tidak bisa dihindarkan.

Baca juga: Cegah Prostitusi Online Anak Dibawah Umur, Kadis P2KBP3A Kota Pontianak Harap Sekolah Tatap Muka

Sementara aturan yang ada di Indonesia belum dapat mengikuti perkembangan pesatnya informasi yang sangat terbuka melalui ruang digital.

"Pemerintah harus memiliki aturan yang kuat dalam memberantas porstitusi online anak dibawah umur yang merupakan kejahatan yang luar biasa, Tim Cyber Polri harus bekerja secara maksimal agar mata rantai perdagangan anak ini dapat terputus," ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan itu berharap agar peran orangtua untuk terus selalu melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap anak dalam melakukan kegiatan keseharian baik di luar rumah maupun di lingkungan pendidikan dan sekitar.

"Jangan sampai orangtua merasa selesai hanya menitipan anaknya kepada guru di sekolah, tanpa di iringi bimbingan dari kedua orangtua di rumah," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Desak Polisi Ungkap Jaringan Prostitusi Online Libatkan Anak di Bawah Umur: Perawan Dijual Rp5 Juta,

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved