Breaking News:

Indomaret Gandeng Baygon Lakukan Fogging dan Berantas Sarang Nyamuk di Kabupaten Mempawah

ebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, PT Indomarco Prismatama (Indomaret) bersama SC Johnson (Baygon) dan Dinas Kesehatan Kabupaten

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
PT Indomarco Prismatama (Indomaret) bersama SC Johnson (Baygon) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah melakukan pemberantasan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Fogging serta Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Desa Jungkat, Kecamatan Jungkat, Kabupaten Mempawah, Rabu 10 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, PT Indomarco Prismatama (Indomaret) bersama SC Johnson (Baygon) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah melakukan pemberantasan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Fogging serta Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Jungkat, Kecamatan Jungkat, Kabupaten Mempawah, Rabu 10 Maret 2021.

Turut hadir dalam acara tersebut Development Manager (DM) Indomaret, Ayudia Fadlan Araniri, Area Manager (AM) Indomaret, Paulus Angga Raditya, Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Hj. Sumarni, S.Km, Hj. Rini, Alfindo, S.Kep, Perwakilan Polsek Jungkat - Khairul A, Perwakilan Desa Jungkat, Ramlan, Perwakilan Dusun, Widi serta Perwakilan Puskesmas Jungkat, Muhammad Hasanuddin.

Baca juga: Kasus Konfirmasi Covid di Mempawah Terus Bertambah, Mukhtar Siagian Ajak Masyarakat Patuhi Prokes

Menurut Fadlan, acara seperti di tahun 2021 dilaksanakan di 18 titik lokasi seluruh Indonesia dengan rangkaian acara antara lain penyuluhan kesehatan tentang bahaya DBD oleh Dinas Kesehatan, penyerahan bantuan sarana kebersihan, PSN oleh kader Jumantik dan fogging atau pengasapan untuk pemberantasan nyamuk dewasa.

Kegiatan ini merupakan yang ke 9 tahun dilaksanakan sejak awal acara tahun 2013 silam secara nasional. Tahun ini mengambil tema “Fogging dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Lawan Demam Berdarah untuk Anak-anak Indonesia”.

“Sasaran prioritas kegiatan ini, yakni wilayah yang warganya yang terkena wabah DBD atau daerah endemik sesuai rekomendasi dari Dinas Kesehatan atau Puskesmas setempat. Target atau sasaran Fogging dan PSN minimal 500 Kepala Keluarga (KK) pada setiap titik lokasi,” ujarnya.

Fadlan menambahkan, penyuluhan kesehatan, Fogging dan PSN itu bertujuan untuk membantu program Pemerintah dan warga dalam melakukan pemberantas sarang nyamuk Aedes aegypti yang sangat berbahaya, serta mengajak masyarakat untuk hidup sehat menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggalnya. (*)

Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved