Breaking News:

Litbang Kalbar Perkuat Tim Peneliti dan Bentuk Tim Program Inovasi Tahun 2021

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Kalimantan Barat, Herkulana Mekarryani mengatakan di tahun 2020 Litbang telah melakukan evaluas

Penulis: Anggita Putri
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Foto bersama Sekda Kalbar usai membuka kegiatan Forum Perangkat Daerah 2021 yang diselenggarakan oleh Balitbang Provinsi Kalbar di Hotel Ibis Pontianak, Selasa 9 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Penelitian dan Pengembangan (LITBANG) Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Forum Perangkat Daerah 2021 yang diselenggarakan oleh Balitbang Provinsi Kalbar di Hotel Ibis Pontianak, Selasa 9 Maret 2021.

Forum kali ini membahas tentang Peningkatakan kualitas penelitian, pengembangan dan perekayasaan dalam percepatan pembangunan ekonomi yang inklusif berbasis SDA dan peningkatan IPM Kalbar.

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Kalimantan Barat, Herkulana Mekarryani mengatakan di tahun 2020 Litbang telah melakukan evaluasi atas hasil penelitian yang telah dilakukan.

Hal itu telah dilakukan mulai Juli sampai Desember, dikatakannya Litbang belum menjadi Garda terdepan sebagaimana perintah UU No 11 tahun 2019 tentang Sistem Nasional terkait Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

“Maka dari itu di 2021 kita sudah bentuk tim Avangers untuk melakukan inovasi Balitbang untuk menjalankan beberapa program,”ujarnya.

Baca juga: Sekda Kalbar Sebut Fokus Penelitian Kratom di Kalbar Harus Terus Dikembangkan

Namun dikatakannya penelitian yang menjadi unggulan adalah dampak dari kratom disisi kesehatan, ekonomi masyarakat di Kalbar.

Ia mengatakan terkait tenaga peneliti Litbang telah memiliki satu tenaga perekayasa dan delapan peneliti. Pada 2021 program untuk peneliti dilakukan penguatan kapasitas.

Adapun inovasi yang akan dilakukan oleh Litbang tahun ini diantaranya inovasi Disposisi Tatanan Kedinasan di Litbang, Balitbang dengan Kearsipan, Sentra hal kekayaan aktual, E-litbang , penguatan SDM.

“Kalau untuk penguatan SDM dilakukan pelatihan untuk penulisan jurnal. Lalu persiapan untuk desa model terkait kebutuhan daerah,” ujarnya.

Sehingga dengan adanya model desa sebagai percontohan bisa melihat kelurangan yang ada di desa tersebut.

Sedangkan terkait bidang kebudayaan akan diambil dusun percontohan yang dekat daerah perkotaan di Kota Pontianak dan Kubu Raya sedangkan yang terjauh di Kubu Raya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved