Kaesang Pangarep Anak Presiden Jokowi Dimaki-maki saat Putuskan Felicia Tissue

Namun, lantaran sang pewawancara merasa Kaesang perlu memberikan klarifikasi, ia pun akhirnya menjawabnya.

Editor: Nasaruddin
Kolase Instagram @meilia_lau dan @kaesangp
Kaesang bersama Felicia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, mengaku dimaki-maki saat memutuskan hubungan dengan pacarnya, Felicia Tissue.

Hal itu disampaikan Kaesang Pangarep dalam sebuah cuplikan video wawancara yang beredar di dunia maya.

Dalam video itu, Kaesang mengaku telah memutuskan hubungannya di pertengahan Januari 2021 lalu.

"Jadi gini mas, aku sebenarnya sudah ngomong untuk mengakhiri hubungan ini di pertengahan Januari."

"Dan di waktu itu juga aku dimaki-maki. Tapi yowis lah aku diem aja," kata Kaesang dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Senin 8 Maret 2021.

Baca juga: Mengapa Mata Pencaharian Penduduk Berbeda sesuai Lingkungan Tempat Hidupnya?

Dalam video yang beredar itu, Kaesang terlihat mengenakan kaus berwarna kuning yang berlogo bisnis makanannya.

Awalnya, Kaesang tampak enggan menanggapi kisruhnya kisah percintaannya ini.

Namun, lantaran sang pewawancara merasa Kaesang perlu memberikan klarifikasi, ia pun akhirnya menjawabnya.

Tak berbicara panjang lebar, Kaesang pun tampak menerima segala kekisruhan mengenai kisah asmaranya yang kini menjadi topik nasional.

Istana Turut Angkat Bicara soal Asmara Kaesang

Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin, turut buka suara mengenai hubungan asmara putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep yang tengah menuai sorotan.

Hal itu lantaran ibunda Felicia Tissue, Meilia Lau, turut serta menyebut Presiden Jokowi ke dalam permasalahan hubungan asmara anaknya.

Menanggapi hal itu, Ali meminta permasalahan pribadi antara Kaesang Pangarep dan Felicia Tissue tidak perlu menyeret orang tua.

Sebab, menurut Ali, hubungan asmara seorang anak, biarkan menjadi urusan anak masing-masing.

Sementara, tugas orang tua, hanya mengarahkan dan tidak perlu ikut campur karena anak-anak yang menjalaninya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved