Breaking News:

Narkoba 10,4 Miliar Masuk Singkawang dari Hutan Perbatasan Paloh

Penangkapan 3 orang terkait narkotika 20 paket di Singkawang merupakan berasal dari Malaysia itu bekerjasama dengan Bea Cukai

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Hadi
Penangkapan 3 orang terkait narkotika 20 paket di Singkawang merupakan berasal dari Malaysia itu bekerjasama dengan Bea Cukai yang telah di lakukan penyelidikan sejak dua Minggu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalbar menyebutkan diamankan 20 paket narkotika di Terminal Induk Singkawang pada beberapa waktu lalu, ternyata masuk melalui Hutan dikawasan perbatasan RI-MALAYSIA di Temajuk kecamatan Paloh Sambas.

Pernyataan ini di sampaikan oleh Kabid Berantas BNN Prov Kalbar Kombes Pol Ade Yana saat di konfirmasi Tribun Pontianak pada  Senin 8 Maret 2021 pagi.

Ia menuturkan penangkapan 3 orang terkait narkotika 20 paket di Singkawang merupakan berasal dari Malaysia itu bekerjasama dengan Bea Cukai yang telah di lakukan penyelidikan sejak dua Minggu.

Infomasi yang di Tribun Pontianak, narkotika yang di perkirakan bernilai Rp 10.4 Miliar ini akan di selundupan ke Indonesia melalui perbatasan desa Temajuk kecamatan Paloh kab Sambas ini tercium oleh petugas BNN Prov Kalbar dan Bea Cukai Sintete pada awal Maret 2021.

Baca juga: Tim Gabungan Amankan 20 Paket Narkoba Asal Malaysia di Singkawang

Narkotika sebanyak 20 paket itu di selundupkan oleh pemuda berinisal R atas perintah pemuda berinisial B pada awal bulan Maret 2021 melalui jalur tikus perbatasan Temajuk dan akan mengirimkan barang tersebut ke singkawang.

Setelah mendapatkan informasi tersebut tim gabungan BNN Prov Kalbar dan Bea Cukai Sintete di dukung tim Bea Cukai Kalbagbar, Bea Cukai Pontianak dan BNN Singkawang melakukan penyelidikan.

Akhirnya pada Rabu 3  Maret 2021 malam , tim gabungan BNN dan Bea Cukai mendapatkan informasi keberadaan pemuda R dan ES perjalanan dari sambas ke Singkawang menggunakan dua sepeda motor matic.

Dan sekitar pukul 20.45 WIB, setelah dua pemuda berinisal R dan ES tiba di kota Singkawang menggunakan dua kendaraan sepeda motor matic di kawasan Terminal Induk Singkawang.

Namun saat di lakukan penangkapan, tim gabungan BNN dan Bea Cukai berhasil mengamankan pemuda berinisial ES bersama barang bukti narkotika 20 paket yang di bawa menggunakan 1 tas hitam dan 1 karung putih sertasepeda motor matic Yamaha Mio, tetapi rekannya berinsial R berhasil melarikan diri dengan sepeda motor Yamaha N Max hitam.

Dan pada Kamis 4 Maret 2021 malam, tim gabungan terus melakukan perburuan pemuda berinisal R, yang bermula di temukan sepeda motor matic di daerah hutan semak di  gang Akasia Jl. STKIP, Naram , kota Singkawang. 

Halaman
12
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved