Punya Peluang yang Sama, Miftah Siap Pimpin PPP Kalbar

Maka dari itu, Miftah menjelaskan dirinya tentu siap jika diberikan amanah oleh para masyarakat dan simpatisan PPP.

TRIBUNPONTIANAK/RIDHO PANJI PRADANA
Wakil Ketua DPW PPP Kalbar, Miftah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua DPW PPP Kalbar, Miftah mengungkapkan kesiapannya memimpin DPW PPP Kalbar untuk periodesasi kedepan.

Hal ini menyusul muswil yang sedang dipersiapkan melalui mukerwil untuk pemilihan pengurus baru.

"Mukerwil adalah ajang untuk mempersiapkan muswil, pemilihan ketua dan sekretaris, jadi mukerwil ini persiapan agar pelaksanaan muswil sesuai harapan warga partai dan masyarakat yang menjadi simpatisan partai," kata Miftah, Minggu 7 Maret 2021.

"Siapapun boleh maju selagi dia pengurus partai, siapapun yang ingin membesarkan partai punya peluang dan hak yang sama, terpulang nanti siapa dipilih," tegasnya.

Maka dari itu, Miftah menjelaskan dirinya tentu siap jika diberikan amanah oleh para masyarakat dan simpatisan PPP.

"Kalau saya tergantung dari dukungan dari kader-kader. Jika kader menginginkan saya maju, Bismillah, kalaupun tidak, kita lihat lagi perkembangannya," ungkap Anggota DPRD Provinsi Kalbar ini.

Baca juga: Konflik Demokrat, Pengamat: Publik Tidak Perlu Iba Pada Kubu yang Tumbang

"Saya pikir, semua ini dinamis, dinamika politik yang ada dinamis, bisa berubah kapan saja, tidak dikatakan hati itu hati karena suka berbolak-balik, barang kali hari ini tidak memilih saya, namun kemungkinan pada saatnya pemilihan memilih saya, artinya setiap kader harus siap meneruskan estafet kepemimpinan saat ini dan membesarkan partai, kembali pada 97 lalu bagaimana PPP trendnya sangat luar biasa dan semoga 2024 kembali jaya," papar Miftah.

Namun demikian, kata dia, PPP tentu mengutamakan musyawarah, karena segala sesuatu diselesaikan dengan musyawarah.

Mengenai peluang dan kesempatan, semua punya kesempatan dan peluang yang sama, tinggal siapa yang layak dan patut memimpin partai kedepan.

Terlebih dikatakannya, tantangan kedepan lebih berat daripada saat ini.

Jika mengacu pada sistem Parliamentary Threshold (PT), walaupun sampai saat ini belum ada keputusan di DPR, tapi setidaknya PPP sudah punya target minimal mendapatkan 8 persen perolehan suara dari saat ini.

"Saya berharap kita masyarakat, atau warga, simpatisan PPP kembali lagi kepada arah PPP dengan harapan 2024 kita sukses, Insyallah," katanya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved