Breaking News:

Belum Mendapat Informasi, Pedagang Harap Segera Disosialisasikan Ikan Belida Jadi Satwa Dilindungi

Beberpa kali dahulu, diakuinya ada pemancing asal Mempawah menjual ikan tersebut kedirinya, namun itupun hanya beberapa ekor saja.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
Abdul Syukur Pedagang Ikan di Pasar Kemuning Pontianak. Tribun Pontianak Ferryanto. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kementerian Kelautan dan Perikanan mengeluarkan Keputusan Menteri KKP (Kelautan dan Perikanan) nomor 1 tahun 2021 tentang jenis ikan di Indonesia yang dilindungi.

Dalam daftar 19 ikan yang dilindungi dengan status Perlindungan Penuh itu, Ikan Belida Borneo atau yang biasa masyarakat Kalbar (Kalimantan Barat) sebut Belida masuk di dalam daftarnya.

Terkait Permen tersebut, Pedagang ikan di Pasar Kemuning Kota Pontianak, Abdul Syukur menyampaikan bahwa dirinya belum mendapat informasi apapun terkait Ikan Belida yang sudah masuk dalam daftar dilindungi.

Ia berharap, bilamana memang Ikan Belida masuk dalam kategori dilingkungan, pihak terkait harus segera melakukan sosialisasi, dari Nelayan, Pemancing, Pedagang, hingga ke warga yang mengkonsumsi ikan tersebut.

Baca juga: Hasil Riset, Akademisi Kalbar Prediksi Ikan Belida Akan Punah

Jangan sampai, kurangnya sosialisasi membuat Nelayan, Pemancing, pedagang ataupun warga berurusan dengan penegak hukum lantaran menangkap dan mengkonsumsi ikan tersebut.

"Untuk larangan ini, saya belum ada tau, baru tau ini (pada saat wawancara)," ujarnya yang sudah bertahun - tahun berjualan ikan di Pasar Kemuning, Sabtu 6 Maret 2021.

Menurut Abdul, Ikan Belida di Kota Pontianak sendiri kurang peminat, selain karena jarang ada pemanacing atau nelayan yang menangkap, ikan Belida memiliki banyak duri dibanding ikan lain yang membuat warga kota Pontianak kurang berminat.

"Udah bertahun - tahun ini tidak pernah ada, dulu sekali pernah, itupun datang dengan kondisi sudah mati tidak segar, karena memang Ikan ini di Pontianak jarang yang minat," katanya.

Senada disampaikan oleh Dodi, pedagang ikan di Pasar Flamboyan Kota Pontianak.

Ia mengungkapkan Ikan Belida sangat jarang sekali dijual di Pontianak, kalaupun ada, jumlahnya tidak banyak.

Beberpa kali dahulu, diakuinya ada pemancing asal Mempawah menjual ikan tersebut kedirinya, namun itupun hanya beberapa ekor saja.

"Susah ikan itu dapatnya, kalaupun ada paling beberapa ekor saja, belum tentu sebulan sekali datangnya," katanya.

Terkait Ikan Belida yang sudah masuk dalam daftar dilindungi, iapun baru mengetahuinya, diharapnya Pemerintah dapat memberikan solusi alternatif tidak hanya sekedar membuat larangan.

Dari pengamatan Tribun di Pasar Flamboyan dan Pasar Kemuning Pontianak, tidak ada satupun pedagang yang menjual Ikan Belida yang sudah masuk dalam daftar Perlindungan Penuh. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved