ATURAN Baru Penerbangan di Bandara Soekarno Hatta, Demi Cegah Penyebaran Covid-19 B117 Inggris

Seperti diketahui, dua mantan TKW Indonesia terdiagnosis mengalami Covid-19 akibat virus corona varian baru B117 asal Inggris tersebut

Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA VIA KONTAN.CO.ID
BERIKUT ATURAN Baru Penerbangan di Bandara Soekarno Hatta, Demi Cegah Penyebaran Covid-19 B.1.1.7 Inggris. Cek di artikel ini Sabtu 6 Maret 2021 / ILUSTRASI. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pandemi Covid-19 belum juga sepenuhnya beranjak dari bumi pertiwi, kini varian baru Coronavirus hasil mutasi di Inggris yang berkode B.1.1.7 telah ditemukan ada di Tanah Air.

Temuan terbaru virus Corona penyebab Covid-19 B117 tentunya menjadi ancaman serius lantaran disebut-sebut punya kemampuan yang lebih menular dari varian Covid-19 awal.

Kondisi ini pula kemudian membuat regulator dan operator bandara di Bandara Internasional Soekarno Hatta membuat aturan baru penerbangan di Bandara Soekarno Hatta . 

Dikutip dari laman Kontan.co.id yang merangkumnya dari laman Kompas.com, aturan perjalanan penumpang pesawat terbang di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang itu telah diperbarui mulai Maret 2021.

Baca juga: Danlanud Supadio Sebut 6 Pesawat Batal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak Bukan Karena Asap

Perubahan aturan perjalanan penumpang pesawat terbang tersebut untuk mencegah penyebaran mutasi virus corona hasil mutasi di Inggris, B117.

Seperti diketahui, dua mantan TKW Indonesia terdiagnosis mengalami Covid-19 akibat virus corona varian baru tersebut.

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta berupaya mencegah penyebaran mutasi virus corona B.1.1.7 yang baru masuk ke Indonesia dengan tetap menerapkan ketentuan sesuai Surat Edaran atau SE Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 8 Tahun 2021.

Baca juga: Kabut Asap Jadi Ancaman Aktivitas Bandara Supadio Pontianak

SE tersebut tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional dalam Masa Pandemi Covid-19.

Penanggulangan penyebaran mutasi virus corona B.1.1.7 menggunakan SE tersebut dinyatakan oleh Kepala KKP Bandara Soekarno-Hatta Darmawali Handoko.

"(Untuk menanggulangi penyebaran) kami sama sesuai dengan edaran," kata Darmawali Handoko melalui pesan singkat, Rabu 3 Maret 2021 siang.

Berikut aturan baru penerbangan di Bandara Soekarno Hatta tersebut untuk perjalanan penumpang pesawat terbang terbaru di Bandara Soekarno Hatta alias Bandara Soetta tersebut kami rangkum dari laman Kontan.co.id Sabtu 6 Maret 2021 :

- WNI/WNA menunjukkan hasil tes negatif RT-PCR di negara asal yang sempelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 sebelum jam keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan atau aplikasi elektronik health alert card (e-HAC) internasional.

- Pada saat kedatangan, dilakukan tes ulang RT-PCR dan diwajibkan menjalani karantina terpusat selama 5x24 jam.

Baca juga: BREAKING NEWS - Akibat Kabut Asap, Maskapai Garuda GA504 Batal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak

- Bagi WNI, yaitu pekerja migran Indonesia, pelajar/mahasiswa, atau pegawai pemerintah yang menjalani dinas luar negeri, menjalani karantina di Wisma Pademangan, Jakarta Utara, dengan biaya ditanggung pemerintah.

Halaman
123
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved