Breaking News:

Puluhan PMI Dideportasi dan Repatriasi Lewat Entikong, Ini Tanggapan Sekjen DAD Sanggau

Mantan Anggota DPRD Sanggau tiga periode itu menjelaskan, jika dilihat dari kasus PMI tersebut, bermacam-macam dari yang tidak memiliki paspor, permit

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau, Urbanus. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Terkait dengan 54 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dan dari Depot Imigresen Semuja. Sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau, Urbanus mengatakan bahwa deportasi melalui PLBN Entikong ini sudah yang kesekian kalinya.

"Tentu nya saya sebagai Sekjen DAD Sanggau merasa prihatin dengan ada lagi PMI yang dideportasi. Karena sudah yang kesekian kalinya PMI di deportasi dari PLBN Entikong,"katanya, Jumat 5 Maret 2021.

Mantan Anggota DPRD Sanggau tiga periode itu menjelaskan, jika dilihat dari kasus PMI tersebut, bermacam-macam dari yang tidak memiliki paspor, permit, dan operator judi online.

Baca juga: Lagi, Satgas Pamtas Yonif 407/PK Temukan Kayu Hasil Pembalakan Liar di Hutan Nanga Seran

"Tentu kita harapkan agar jangan ada lagi kejadian seperti ini kedepan. Ini menjadi pelajaran bagi yang lainya bahwa berkerja di sana tidak semudah yang dibayangkan,"tuturnya.

Untuk itulah, Urbanus menegaskan jika mau menjadi TKI harus menggunakan agen yang betul-betul terdaftar dan sesuai aturan yang berlaku.

"Patuhi aturan yang berlaku, ikuti prosedur yang ditentukan. Jangan sampai mau di iming-iming oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,"pungkasnya. (*)

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved