Breaking News:

Ikuti Vaksinasi Masal, Listiyanti Guru di Kubu Raya Nilai Vaksin Sinovac Beri Kekebalan Tubuh

Dalam pendistribusiannya juga, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melakukannya secara masal, dengan target vaksinasi kepada guru yang berada di tiga kecam

Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya saat menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal di Kantor Bupati Kubu Raya, yang berlangsung selama tiga hari mulai dari 2 Maret 2021 hingga 4 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Kesehatan menargetkan sebanyak 834 tenaga pendidik masuk dalam prioritas penyuntikan program vaksinasi tahap kedua.

Dalam pendistribusiannya juga, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melakukannya secara masal, dengan target vaksinasi kepada guru yang berada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sungai Raya, Kecamatan Sungai Ambawang, dan Kecamatan Sungai Kakap.

Satu diantara guru yang telah menerima  suntikan vaksinasi itupun yakni, Listiyanti yang merupakan Kepala Sekolah SD Negeri 9 Sungai Raya.

Baca juga: Pemkab Kubu Raya Gelar Vaksinasi Massal, Bupati Muda Ajak Penerima Vaksin Beri Edukasi Masyarakat

Seusai diberikan vaksinasi, Ia mengaku tidak merasakan sakit saat menerima suntikan vaksin. Gejala lain, seperti rasa nyeri dan pegal dan ngantuk juga sama sekali tidak Ia rasakan. 

"Kalau saya sendiri sih ga tau kenapa ya, itu saya tidak merasakan gejala apa-apa. Jadi habis disuntikkan vaksinasi itu saya tidak merasakan pegal, tidak merasakan ngantuk. Artinya normal-normal saja," ungkap Listiyanti.

Sebagai seorang guru pula, Listiyanti mengapresiasi guru dapat diberikan sebagai prioritas vaksinasi tahap kedua ini sudah lama dinantikan. 

Mengingat saat ini pun aktifitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah dimulai.

"Guru itukan setiap hari bertemu dengan siswa mungkin juga ketemu orang tua siswa, dan yang lainnya. Apalagi, saat ini pembelajaran tatap muka sudah mulai. Makanya dengan diberikan vaksinasi kepada Guru ini, diharapkan bisa membuat aman bagi siswa di sekolah," tuturnya.

Dan sebagai seorang yang telah menerima vaksinasi, dirinya juga akan memberikan edukasi dan pengalamannya kepada masyarakat lain, terlebih kepada siswa dan orang tua siswa.

Sehingga nantinya masyarakat tidak perlu khawatir, apabila harus diberikan suntik vaksin Sinovac. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved