Breaking News:

Ajak Masyarakat Tak Khawatir Divaksinasi, Wabup Sujiwo: Sudah Teruji Aman dan Halal

Seperti pada masyarakat lainnya, dirinya juga menginginkan situasi dapat kembali normal, hingga merindukan kumpul-kumpul sama keluarga tanpa khawatir

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya saat menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal di Kantor Bupati Kubu Raya, yang berlangsung selama tiga hari mulai dari 2 Maret 2021 hingga 4 Maret 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo mengajak masyarakat untuk tidak takut divaksin. Sebab kata dia, selain tidak menimbulkan efek apa-apa, vaksin juga sudah teruji aman dan halal digunakan.

"Saya ingin tegaskan kepada seluruh lapisan masyarakat bahwasanya vaksin ini sangat aman karena sudah melalui uji klinis di BPOM dan sudah diberikan label halal oleh MUI," ungkap Sujiwo.

"Saya juga ingin tegaskan bahwasanya satu-satunya yang paling ampuh untuk mengakhiri pandemi adalah vaksin. Untuk itu, ketika pemerintah telah menyiapkan vaksinnya, ayo kita sukseskan. Bersama secara sukarela kita melakukan vaksinasi di tempat-tempat yang telah disediakan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya," ajaknya.

Seperti pada masyarakat lainnya, dirinya juga menginginkan situasi dapat kembali normal, hingga merindukan kumpul-kumpul sama keluarga tanpa khawatir menjadi ajang penyebaran corona.

Baca juga: Gelar Vaksinasi Massal, Bupati Muda Ajak Penerima Vaksin Beri Edukasi Masyarakat

Untuk itu, agar kembali ke suasana normal, satu-satunya yang paling ampuh untuk dilakukan saat ini, terkait mengakhiri pandemi adalah vaksinasi.

"Kita ingin aktivitas kembali normal, suasana kembali seperti dulu lagi dan kemana-mana tidak perlu pakai masker. Kita merindukan kumpul-kumpul sama keluarga tanpa khawatir menjadi ajang penyebaran korona," terangnya.

"Maka, supaya kembali ke suasana normal, untuk itu harus ada kesadaran bersama seluruh lapisan masyarakat untuk datang ke tempat vaksinasi secara sukarela. Sekali lagi saya tegaskan, vaksin ini tidak ada rasa sakitnya. Tidak ada dampak lain, kecuali kekebalan dan kita tidak akan menjadi penular Covid-19," tutupnya. (*)

Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved